Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang menjalani sidang di PN Indramayu
Sumber :
  • tvOne/Opi Riharjo

Indramayu – Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang dituntut 1 tahun enam bulan  penjara oleh Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Indramayu di Pengadilan Negeri Indramayu, Kamis, 22 Februari 2024. Jaksa menilai terdakwa Panji Gumilang terbukti melakukan penodaan agama

img_title Lucky Hakim Siap Jadi Orang Tua Angkat Anak Korban Kecelakaan Maut di Indramayu

Jaksa mengatakan terdakwa Panji Gumilang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan kedua, yakni Pasal 156 KUHP tentang penodaan agama.

"Menuntut kepada majelis hakim pada Pengadilan Negeri Indramayu agar menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdussalam Panji Gumilang alias A.S. Panji Gumilang alias Abdussalam R. Panji Gumilang alias Abu Ma'arik alias H. Abu Ma'arik, dengan pidana penjara satu tahun dan enam bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan," kata Jaksa Rama Eka Darma saat membacakan tuntutan

img_title Ditgakkum Korlantas Polri Usut Penyebab Kecelakaan Maut di Indramayu

Panji Gumilang di PN Indramayu, Jawa Barat

Photo :
  • Opi Riharjo (Indramayu)

Merespons hal tersebut, tim penasihat hukum Panji Gumilang menyatakan keberatan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Mereka berencana menyampaikan pembelaan atau pledoi yang akan dibacakan pada sidang berikutnya pekan depan. 

img_title Detik-detik Kecelakaan Pikap Rombongan Pengantin di Pantura Indramayu Tewaskan 12 Orang

Sementara Panji Gumilang seusai sidang tuntutan turut menyapa para pendukungnya dan berulang kali meneriakkan 'Merdeka'. Panji Gumilang tidak mengucap apapun terkait tuntutan JPU, ia memilih langsung berjalan ke mobil tahanan yang membawanya ke Lapas Indramayu.

Sebelumnya terdakwa Panji Gumilang didakwa tiga pasal sekaligus, yakni pertama Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-undang RI Nomor 1 tahun 1946 tentang menyiarkan berita bohong. Kedua, Pasal 156 huruf a KUHP dengan sengaja melakukan penodaan terhadap suatu agama. Ketiga, pasal 45 a ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.

Laporan: Opi Riharjo/tvOne Indramayu

Ilustrasi kecelakaan

Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Indramayu, Sopir Truk Jadi Tersangka

Polisi menetapkan seorang sopir truk wing box berinisial A sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas di Pantura Indramayu yang mengakibatkan 12 orang tewas.

img_title
VoxPop.co.id
17 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut