Gibran Diskusi Ekonomi Berbasis Inovasi Digital Saat Kunjungi Perusahaan Spin-out Universitas Oxford
- Dok.Istimewa
Ini juga sejalan dengan upaya pengembangan berbagai science and technopark yang saat ini didorong oleh Kemdikbudristek di beberapa perguruan tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Dubes Desra memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam mempersiapkan technopreneur masa depan dan membangun ekosistem inovasi digital. Selain itu, Dubes Desra juga mendorong optimalisasi peran diaspora Indonesia dalam membangun ekonomi berbasis inovasi serta menjadi bagian dari rantai pasokan global.
“Ada banyak diaspora technopreneur di luar negeri, termasuk Inggris. Mereka adalah aset bangsa yang dapat berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi Indonesia,” tegas Desra.
Menyambut harapan Dubes Desra, Fauzan Adziman, sebagai salah satu technopreneur, mengusulkan pembentukan Global Forum for Indonesian Technopreneurs (Global FIT) dengan tujuan mendorong terwujudnya Strategi Akselerasi Ekonomi yang Didorong oleh Inovasi (IDEAS) untuk Indonesia.
“Kami siap menjembatani ekosistem inovasi Indonesia ke dunia global untuk mendorong akselerasi ekonomi Indonesia,” terang Fauzan.
Dengan adanya pembangunan jaringan ekosistem kewirausahaan global ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari hilirisasi berbasis inovasi anak bangsa, demikian tambahnya.
Sebagai catatan, pada tahun 2023, Alloyed diakui sebagai perusahaan spinout dengan pertumbuhan tertinggi di antara 1.718 perusahaan di Inggris dalam daftar "Spotlight on Spinouts 2023" yang dirilis oleh Royal Academy of Engineering UK.
Di akhir kunjungan, Walikota Gibran sampaikan apresiasi kepada KBRI London dan pihak Alloyed.
“Kunjungan ini memberi banyak inspirasi untuk Solo dan Indonesia,” pungkasnya.
