Maskot dan Jingle Utsawa Dharmagita Nasional XV 2024 Diluncurkan Ditjen Bimas Hindu
- Bimas Hindu Kemenag
Maka Dharmagīta dilombakan dalam bentuk Utsawa Dharmagīta dari tingkat daerah sampai tingkat nasional. Sedangkan pembinanya adalah Lembaga Pengembangan Dharmagīta (LPDG) di tingkat daerah dan tingkat pusat.
Keberadaan Dharmagīta di kalangan umat Hindu, lanjut Duija, memiliki keragaman dalam bahasa, irama lagu, dan cara-cara melantunkannya.
Sehingga, ini bisa untuk mengantarkan umat Hindu pada kekayaan budaya di bidang seni yang tak terbatas dalam memberi dukungan dan membangkitkan rasa spiritual keagamaan Hindu sesuai dengan budaya daerah masing-masing, ataupun dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama Hindu.
"Dharmagīta sebagai budaya luhur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia patut dilestarikan, dibina, dan dikembangkan lebih luas lagi, tidak hanya di kalangan generasi tua ataupun tokoh-tokoh agama Hindu, melainkan juga kepada generasi muda, remaja, dan anak-anak," tuturnya.
Filosofi Maskot 'Hanoman'
Maskot UDG Nasional XV 2024 yaitu 'Hanoman dengan nama Maruti' yang digambarkan dengan busana Pewayangan Jawa dengan memegang gita dan seruling.
Nilai filosofinya yaitu Hanoman dikenal sebagai sosok pemberani, sopan, santun, setia dan enerjik yang melambangkan empat karakter manusia Hindu yaitu siddhi (cerdas), siddha (trampil), suddha (jujur) dan saddhu (bijaksama).
Busana Pewayangan Jawa merepresentasikan seni dan kebudayaan Jawa sebagai tempat pelaksanaan UDG Tingkat Nasional XV Tahun 2024 di Surakarta yang kental dengan budaya Jawa.
"Selanjutnya, Gita dan Seruling merepresentasikan bidang perlombaan yang utama pada UDG, yakni nyanyian dan kidung suci umat Hindu.
Makna Tema UDG Tingkat Nasional XV Tahun 2024
Tema UDG Tingkat Nasional XV Tahun 2024 adalah 'Dharmagita dari Paramaçastra menuju Paramatattva' yang memiliki arti "Dari Seni Sastra Menuju Kebenaran Substantif".
Tema ini merepresentasikan eksistensi seni sastra yang kian penting untuk dilestarikan sekaligus sebagai landasan filosofis kebenaran.
