Bareskrim Turun Gunung Pelototi Pabrik Barang Impor Biar UMKM Tidak Rugi

Sumber :
  • VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon

Jakarta - Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menyelidiki adanya dugaan barang impor beredar di Tanah Air secara ilegal. Hal tersebut dilakukan Korps Bhayangkara supaya pelaku UMKM tak merasa dirugikan akan adanya barang impor tekstil ilegal itu.

img_title MyPertamina Tebar Produk UMKM Binaan Gratis di GIIAS 2026

“Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan barang impor yang beredar di wilayah Indonesia yang diduga masuk melalui jalur-jalur yang tidak resmi seperti tekstil dan produk tekstil, pakaian jadi dan aksesoris pakaian jadi, keramik, elektronik, alas kaki, kosmetik, barang tekstil sudah jadi lainnya,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Inspektur Jenderal Polisi Whisnu Hermawan pada Kamis, 25 Juli 2024.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan

Photo :
  • ANTARA/Laily Rahmawaty
img_title Mengupas Aplikasi Transformasi Digital UMKM, Inovasi yang Membantu Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Persaingan

Whisnu mengatakan, kegiatan itu bertujuan agar barang-barang impor ilegal tak tersebar di masyarakat. Sebab, hal tersebut bisa merugikan para pelaku usaha mikro dan kelas menengah (UMKM).

“Kegiatan tersebut bertujuan dengan harapan dapat menjaga agar para pelaku usaha seperti UMKM tidak mengalami kerugian disebabkan banyaknya beredar barang impor illegal di wilayah Indonesia,” katanya.

img_title BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026, Akselerasi UMKM Naik Kelas

Selain itu, dia menegaskan Polri bertujuan memberi edukasi ke masyarakat kalau pakaian bekas impor tak terjamin kebersihannya sehingga bisa menimbulkan penyakit kulit. Whisnu mengatakan, wilayah hukum kegiatan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pihaknya diluar wilayah kepabeanan. 

“Modus operandi yang dilakukan biasanya masuk melalui pelabuhan tikus atau jalur yang tidak resmi ataupun bisa dengan cara hand carry di bandara-bandara, sehingga tidak terdekteksi,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, pihaknya pun sudah melakukan penindakan dengan mengamankan pakaian bekas dalam bentuk ballpres dengan jumlah 3.332 ball yang diambil dari tiga tempat.

Pertama Komplek pergudangan Tritant Point Cipadung Wetan Bandung sebanyak 1.500 ball, Tol Jakarta-Cikampek KM 34 Cikarang Bekasi sebanyak 226 ball, dan KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok sebanyak 1.606 ball. Saat ini, kata dia, timnya masih melakukan pemantauan terhadap peredaran barang-barang impor ilegal di lapangan.

“Sampai saat ini, personel Dittipideksus Bareskrim Polri masih melakukan pemantauan terhadap peredaran barang-barang impor ilegal seperti pengecekan terhadap gudang-gudang penyimpanan. Apabila ditemukan barang impor yang tidak sesuai atau yang tercantum dalam UU yang dilarang, maka Polri melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” kata dia lagi.

Ilustrasi pakaian.

5 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Bahan Pakaian Sesuai Cuaca Panas Indonesia

Cuaca panas dan lembap menjadi tantangan sehari-hari bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, memilih pakaian tidak cukup hanya mempertimbangkan model atau warna saja.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut