Krisdayanti Cari Pendamping Usai Dapat Rekomendasi PDIP Maju di Pilkada Kota Batu
- VoxPop.co.id/Uki Rama (Malang)
Selanjutnya, Maryoto Birowo-Didik Girnoto Yekti (Tulungagung), Achmad Fauzi Wongsojudo-KH Imam Hasyim (Kabupaten Sumenep), Mundjidah Wahab-Sumrambah (Kabupaten Jombang), dan Habib Zainal Abidin-Sri Setyo Pertiwi (Kota Probolinggo). Sementara Surat Tugas untuk Kris Dayanti (Kota Batu) dan Sujatno (Kabupaten Magetan) masih menunggu penetapan wakilnya.
Dihubungi terpisah, Ketua DPC PKS Kota Batu, Adi Sayoga, mengatakan bahwa komunikasi dengan DPC PDI Perjuangan baru sebatas pertemuan dalam suatu kegiatan dan belum membahas terkait koalisi.
"Ya masih sebatas komunikasi. Kemarin bertemu di acara Kesbangpol. Di situ komunikasi biasa, belum bertemu antar partai untuk membahas koalisi," tegasnya.
Meski begitu, PKS terbuka dengan siapa pun partai dan calon untuk berkoalisi. Hingga saat ini, DPD PKS juga belum menerima keputusan dari DPP.
"Terkait calon dan koalisi, itu hak prerogatif DPP. Kami hanya menyampaikan ke DPP mana yang telah menjalin komunikasi intens dengan kami. Selanjutnya kami akan diberi arahan oleh DPP berdasarkan survei yang telah dilakukan. Mudah-mudahan segera ada keputusan DPP karena kami juga ditarget waktu, walaupun kurang dari satu bulan," jelasnya.
Selain itu, Ketua DPD Nasdem Kota Batu, Kresna Dewanata Phrosakh, membenarkan adanya komunikasi yang terus dijalin pihaknya dengan DPC PDI Perjuangan Kota Batu.
"Insya Allah komunikasi terus dilakukan. Terkait dengan yang disampaikan oleh Ketua PDI Perjuangan Kota Batu Bapak Punjul, saya mengikuti arahan dan petunjuk beliau untuk bagaimana bisa ikut andil dalam memajukan Kota Batu dan mengembalikan hak-hak masyarakat Kota Batu, menjadikan Kota Batu tempat yang aman, tenteram, dan bersahabat bagi warganya," katanya.
Dewa juga mengaku telah berkomunikasi dengan beberapa partai politik lainnya untuk menjalin koalisi dalam Pilkada Kota Batu.
"Dengan partai lain kami tetap melakukan komunikasi, baik PKB, Gerindra, maupun PKS. Intinya, kontestasi Pilkada ini ingin menghasilkan pemimpin yang terbaik, sehingga siapapun calon wali kota maupun wakilnya harus mengajak sebanyak mungkin stakeholder Kota Batu, termasuk partai-partai yang ada di Kota Batu," ujarnya.
