Kamp TKA China Dibakar di Lombok, Labfor Polda Bali Diturunkan

Kondisi kamp TKA China yang dibakar di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (dokumentasi warga)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Satria Zulfikar (Mataram)

Lombok, VoxPop  – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali diturunkan untuk menyelidiki sumber dari terbakarnya kamp milik Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di tambang rakyat Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

img_title KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka Korupsi Bersama 2 Orang Lain, Langsung Ditahan!

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat mengatakan Labfor Polda Bali akan menyelidiki sumber api yang membakar kamp tersebut.

“Tim kita turunkan dari labfor Polda Bali untuk mengecek asal usul terbakar. Sumber dari mana apakah dari bahan bakar. Tetap secara prosedural kita lakukan pemeriksaan di TKP,” katanya, Rabu, 21 Agustus 2024.

img_title 3 Santri Dibakar di Lombok, Komisi X DPR: Siapapun yang Terlibat Jangan Dilindungi!

Kamp milik TKA China diduga dibakar orang tak dikenal pada Sabtu malam, 10 Agustus 2024. Tidak ada korban tewas dari peristiwa tersebut.

Syarif Hidayat mengatakan hingga saat ini pihak yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut belum membuat laporan baik ke Polres Lombok Barat dan Polda NTB.

img_title Tangis Ibu Santri yang Tewas Dibakar, Minta Tolong Prabowo, Singgung Dugaan Oknum Polisi dan Kemenag Tutupi Kasus

“Sampai sekarang terkait penyelidikannya fokus dilakukan Polres tapi kita backup full.  Sampai saat ini pemilik atau yang merasa dirugikan belum melapor sama sekali baik di Polda atau di Polres,” ujarnya.

Dia mengatakan polisi mengalami kesulitan untuk melacak pelaku. Karena saat kejadian, Anggota Polsek Sekotong yang terjun ke lokasi hanya menemukan kamp yang terbakar. Sementara pelaku belum diketahui keberadaannya.

“Jarak dari Polsek ke TKP dua jam, pada saat ke sana anggota Polsek sudah tidak ada siapa-siapa, hanya barang-barang aja yang dibakar. Tapi sampai sekarang tetap kita melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Tambang di Sekotong diketahui merupakan tambang rakyat. Kejadian pembakaran tersebut membuat heboh karena baru terungkap ada TKA China yang bekerja di sana dan diduga secara ilegal.

Sementara belum ditemukan adanya izin TKA asal China untuk mengelola pertambangan di Sekotong.

Sebelumnya pihak Imigrasi Mataram mengklaim bahwa 15 TKA China yang bekerja di Sekotong memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sebagai investor yang bekerja di Sekotong.

Namun izin untuk bekerja di tambang Sekotong tidak dijawab pihak Imigrasi. Hal tersebut memicu banyak pertanyaan bahkan aksi demonstrasi digelar di Kantor Imigrasi.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (kedua kanan)

KPK Ungkap Duit Rp12,4 Miliar Diduga Mengalir ke Bupati Lombok Barat, Begini Modusnya

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini alias LAZ diduga menerima uang hingga Rp12,4 miliar dari praktik korupsi. Hal itu diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

img_title
VoxPop.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut