Buka Forum H20, Menag Apresiasi BPJPH atas Capaian Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal

Menag Yaqut Cholil Qoumas resmi buka gelaran The 3rd Halal-20 (H20) di ICE BSD
Sumber :
  • Humas BPJPH

Serpong, VoxPop – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama atas kinerjanya dalam mendorong capaian penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH).

img_title Prabowo Batal Hadiri Acara Zikir dan Doa Bersama di Monas, Ada Tugas Kenegaraan

Apresiasi tersebut disampaikan Menag saat membuka gelaran The 3rd Halal-20 atau H20 di ICE BSD, Serpong, Banten, Kamis 10 Oktober 2024. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

"Secara kinerja, Badan Penyelenggara Jaminaan Produk Halal telah meningkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas produk halal baik produk dalam maupun luar negeri," kata Menag dalam sambutannya saat membuka H20.

img_title Menag Nasaruddin: 100 Ribu Orang Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri

"Saat ini Indonesia telah menunjukan progress yang signifikan dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Dalam hal dunia internasional, peringkat SGIE meningkat terutama pada makanan dan minuman Halal," lanjut Gus Men, sapaan akrab Menag.

img_title Transaksi Pembayaran Biaya Sertifikasi Halal di Bank Muamalat Meroket

Seperti diketahui, Indonesia berhasil masuk tiga besar pada the Global Islamic Economy Indicator (GIEI) dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023 yang dirilis oleh DinarStandard di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Desember 2023 lalu.

Indonesia yang pada tahun 2022 di posisi keempat, kini menduduki peringkat ketiga, di bawah Malaysia dan Arab Saudi. Sedangkan sektor halal food atau produk makanan halal, Indonesia berada di peringkat kedua dunia.

Saat ini, jelas Menag, di Indonesia sudah ada 5,3 juta produk halal yang tersertifikasi oleh BPJPH. Meningkat hampir 700 persen dari tahun 2019.

Dari segi pelayanan, proses layanan sertifikasi halal terus ditingkatkan sehingga terselesaikan hanya dalam waktu yang jauh lebih cepat dari proses layanan sebelumnya yang bahkan bisa memakan waktu hingga 352 hari atau 10 bulan.

"Ini lompatan yang luar biasa. Inovasi teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk. Tidak hanya itu, inovasi teknologi juga menjadi hal yang penting dalam mewujudkan penyelenggaraan jaminan produk halal yang berkelanjutan." tandasnya.

Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengatakan bahwa salah satu terobosan penting dalam peningkatan layanan Jaminan Produk halal adalah dengan melakukan pemanfaatan inovasi teknologi.

Upaya tersebut terbukti berdampak pada peningkatan signifikan, baik pada kuantitas dan kualitas jaminan produk halal Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut