Pakar: Penghargaan yang Diterima BNPT Kabar Baik untuk Kolaborasi Penanggulangan Terorisme

Kepala BNPT, Komjen. Pol. Eddy Hartono (Doc: Istimewa)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Jakarta, VoxPop - Pakar terorisme, Noor Huda Ismail, menyambut positif Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang belum lama ini menerima penghargaan Kementerian dan Lembaga Negara Awards 2024 dalam kategori program Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) dan Sinergitas antar Kementerian/Lembaga. 

img_title Pendiri Telegram Terancam Penjara Seumur Hidup di Rusia, Ini Penyebabnya

"Ini kabar baik. Artinya, apa yang dilakukan BNPT diapresiasi oleh lembaga lain. Semoga itu bisa menjadi penyemangat untuk BNPT," kata Noor Huda Ismail, saat dihubungi, Sabtu, 19 Oktober 2024.

Ia pun menyebut sejauh ini BNPT memiliki semangat kolaborasi dan kemitraan yang baik dalam menjalankan program RAN PE. "Saya melihat semangatnya selalu oke untuk koordinasi," ujar Noor Huda. 

img_title Menko Polkam Djamari: Terorisme di Indonesia Relatif Terkendali

Menurut Noor Huda, Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) periode 2020-2024 telah membangun komunikasi banyak pihak, baik pemerintah maupun non-pemerintah, untuk bersama-sama mencegah terorisme di Indonesia. 

"Awalnya orang-orang skeptis terhadap Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) ini. Tapi kita lihat sekarang, dengan adanya rencana aksi tersebut, saya kira sudah mulai terbangun komunikasi," ucap Noor Huda.

img_title Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung, Ternyata Satu Jaringan

Lebih lanjut Noor Huda mengatakan BNPT sebagai leading sector penanggulangan terorisme di Indonesia sudah berupaya mengoordinasikan berbagai pihak untuk mengoptimalkan implementasi RAN PE 2020-2024 tersebut.

"BNPT sudah berupaya misalnya dengan mengundang berbagai macam lembaga dan sudah sering melakukan pertemuan-pertemuan kelembagaan," ujar pendiri Yayasan Prasasti Perdamaian ini. 

Lebih jauh Noor Huda menganggap pertemuan tahunan Forum Kemitraan Nasional RAN PE yang digelar BNPT bersama Wahid Foundation pada Rabu, 16 Oktober 2024 kemarin sangat penting. Sebab pertemuan itu menegaskan kembali peran BNPT sebagai lembaga yang mengoordinasikan penanggulangan terorisme di Indonesia.

"Pertama, koordinasi berbagai macam kementerian atau lembaga negara, baik pusat maupun daerah. Lalu bagaimana bekerja sama dengan aktor di luar negara, misalnya LSM atau bahkan pelaku usaha. Yang ingin menyelesaikan masalah radikalisme dan terorisme kan tidak hanya negara. Itu perlu dikoordinasikan," ucapnya. 

Noor Huda juga menganggap penting adanya upaya untuk meningkatkan kemitraan multi-stakeholder dalam implementasi RAN PE. Sebab menyelesaikan masalah terorisme membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut