Jaksa Minta Hakim Tolak PK Jessica di Kasus Pembunuhan Wayan Mirna Salihin

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar pun mempersilakan Jessica mengajukan PK.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VoxPop – Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat agar menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Jessica Kumala Wongso terkait dengan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin menggunakan kopi sianida.

img_title Dari Jakarta ke Sydney, Ini Latar Pendidikan Jessica Wongso yang Kini Viral Lagi Usai Singgung soal Ayah Mirna Salihin

"Kami meminta agar permohonan ini ditolak secara keseluruhan dan putusan pengadilan sebelumnya tetap dikuatkan dengan keadilan yang seadil-adilnya," ujar jaksa di ruang sidang pada Selasa 29 Oktober 2024.

Rekaman CCTV saat Jessica Kumala Wongso saat berada di Kafe Olivier sebelum kematian Wayan Mirna Salihin

Photo :
  • Foe Peace
img_title Bukan karena Dendam, Ini Alasan Otto Hasibuan Tetap Semangat Ajukan Peninjauan Kembali Kasus Jessica Wongso

Jaksa menilai bahwa novum yang diajukan oleh Jessica Wongso tidak sah. Maka itu, jaksa menilai bahwa novum yang diajukan itu tidak bisa mendukung untuk membatalkan putusan yang sudah dijatuhkan.

"Kami, jaksa selaku termohon, menyatakan menyatakan bahwa permohonan PK3 ini tidak didukung oleh novum yang sah atau alasan yang cukup untuk membatalkan putusan yang telah dijatuhkan," kata jaksa.

img_title Terungkap! Ini Alasan Jessica Wongso Maafkan Darmawan Salihin Ayah Mirna, Akui Paham Duka Kehilangan Anak

Dalam hal ini, jaksa menjelaskan bahwa PK yang diajukan kembali oleh Jessica Wongso yakni hanyalah sebuah fakta yang didasari dengan narasi penuh distorsi. Jaksa menilai Jessica mengajukan PK kembali hanya untuk mengelabui fakta dan hukum yang telah ada.

"Pemohon PK ketiga dengan begitu dramatis menguraikan sejarah pertemanannya dengan korban Wayan Mirna Salihin seolah-olah hal tersebut dapat membenarkan perbuatannya, yang berdasarkan seluruh proses persidangan terbukti secara jelas merupakan perbuatan yang direncanakan dengan matang," ujar jaksa di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Selasa 29 Oktober 2024.

Meski begitu, jaksa menilai sebuah hubungan pertemanan antara Jessica dengan Wayan Mirna itu bukanlah perihal yang menjadi jaminan bahwa tidak ada niatan jahat dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna.

"Fakta persidangan yang terakui jelas dalam putusan pengadilan menunjukkan adanya konflik pribadi yang mendalam, terutama setelah Mirna memberikan nasihat terkait hubungan pemohon PK 3 dengan kekasihnya yang bermasalah," kata jaksa.

Jaksa menyebutkan justru nasihat yang diberikan Wayan Mirna kepada Jessica inilah yang membuahkan maut untuk Mirna.

Jessica menilai rekaman CCTV yang sudah diungkap dalam persidangan yang membuatnya dihukum 20 tahun penjara, justru disebut rekaman CCTV tidak sah dijadikan bukti.

Jessica terlihat di CCTV Kafe Olivier.

Photo :
  • Foe Peace
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut