Diduga Picu Banjir Bandang di Sukabumi, 3 Perusahaan Tambang Diperiksa Polisi

Dampak banjir bandang di Cikaso kabupaten Sukabumi
Sumber :
  • FB

Sukabumi, VoxPop – Polres Sukabumi memanggil tiga perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, buntut terjadinya banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut pada 4 Desember 2024 lalu. 

img_title Kisah Pilu Hartati Korban Banjir Aceh Tunaikan Ibadah Haji: Rumah Hancur, Uang pun Tak Ada

Pemanggilan tersebut setelah organisasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat melakukan investigasi penyebab terjadinya bencana yang memorak-porandakan puluhan kecamatan. Polisi menduga perusahaan tambang menjadi penyebab banjir dan tanah longsor.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan bahwa pemanggilan terhadap tiga perusahaan tambang ini merupakan tindak lanjut atas informasi dari sejumlah pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat seperti Walhi yang mencurigai aktivitas tambang menjadi salah satu pemicu bencana di daerah ini yang memakan belasan korban jiwa.

img_title IHSG Anjlok 0,91 Persen Ditekan Sentimen Royalti Tambang dan Rupiah Melemah Tembus Rp17.400

Sukabumi Diterjang Banjir Bandang

Photo :
  • Tangkapan Layar Instagram @fakta.indo

AKBP Samian berterima kasih atas informasi dari berbagai instansi, LSM, dan organisasi lainnya seperti Walhi mengenai dugaan pemicu bencana akibat aktivitas pertambangan tersebut. Informasi tersebut, kata dia, dijadikan dasar atau awal Polres Sukabumi untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

img_title Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh, Dua Jembatan Darurat Ambruk

Kapolres menjelaskan bahwa pemanggilan tiga perusahaan tambang itu untuk memberikan klarifikasi terkait dengan aktivitas mereka terkait dengan dugaan tindak pidana lingkungan yang menjadi pemicu terjadinya banjir bandang dan longsor.

Selain itu, pemanggilan terhadap mereka juga untuk mengetahui perizinan, kemudian tanggung jawab terhadap lingkungan dan kepedulian lingkungan setelah atau proses menambang. Kendati demikian, investigasi lapangan tetap berjalan untuk menilai dampak langsung operasi tambang terhadap lingkungan.

Adapun hasil temuan tim investigasi Walhi di lapangan, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi pada tanggal 3 dan 4 Desember 2024, kondisi kawasan hutan di wilayah Gunung Guha yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah telah terdegradasi.

Di tempat lain juga ditemukan kondisi hutan dan lingkungan yang sudah rusak akibat tambang emas serta galian kuarsa untuk bahan baku semen. (ant)

Sebuah mobil terendam banjir setelah hujan deras turun seharian di Garrett, Kentucky, Amerika Serikat, 28 Juli 2022.

Banjir Dahsyat Terjang Kentucky, 4 Orang Tewas dan Status Darurat Resmi Ditetapkan

Banjir besar yang melanda Kentucky, AS, menewaskan empat orang. Gubernur menetapkan status darurat setelah hujan deras memicu banjir di sejumlah wilayah.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut