Kiai Dimyati Ungkap Ada Dugaan Ancaman Pemecatan terhadap Struktur NU yang Terlibat Gerakan MLB
- Istimewa
"Semua parameter dan pedoman itu telah diputuskan dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung, tahun 2021, dan Mandataris Muktamar; Raim Aam dan Ketua Umum PBNU, berkewajiban melaksanakannya," jelas Kiai Dimyati.
Lebih lanjut, Dimyati mengingatkan bahwa instrumen MLB NU disediakan dan diatur dalam AD-ART NU. Hal itu sebagai mekanisme untuk mengontrol dan mengendalikan jam’iyyah agar tidak lepas kontrol dan kendali.
"Mekanisme itu bisa digunakan untuk menjaga marwah organisasi dari para pemimpin yang melanggar dan berpotensi merusak hingga melemahkan jati diri organsiasi," tuturnya.
Kemudian, ia mengingatkan, kepemimpinan juga bisa jadi kunci kelancaran dan keberhasilan tujuan berorganisasi. Dalam tiga tahun kinerja PBNU, Presidium PO & MLB NU serta peserta pra MLB menilai organisasi tersebut dianggap telah bergeser dari jalur, tapi sudah berubah. Ia menyinggung seperti bertransformasi menjadi organisasi baru dengan nama lama.
"Inilah pesan penting dari Masyayikh/Sesepuh agar ‘NU’ dikembalikan menjadi jam’iyyah ‘NU, jisman wa ruhan’," tutur Kiai Dimyati.
Dimyati menuturkan Presidium PO & MLB NU mengingatkan dan menegaskan kembali sesuai nasehat Masyayikh-Sesepuh yang merestui gerakan MLB NU dengan menjalankan ikhtiar agar :
a. Diniati yang tulus untuk menjaga persatuan, kekompakan, ukhuwwah nahdliyyah & memperbaiki organisasi (mengembalikan jam’iyyah ‘Nahdlatul Ulama’);
b. Dilakukan secara konstitusional (landasan Qonun Asasi, AD ART NU, dan Khittah NU), ber-Ahlaqul Karimah serta saling menghargai dan menghormati;
c. Selalu berkonsultasi dan meminta nasehat kepada sesepuh NU.
Dia mengingatkan lagi pesan dari Presidium PO & MLB NU yang meminta struktur PWNU-PCNU se-Indonesia agar tidak terlibat secara langsung dalam gerakan MLB NU.
"Karena dikhawatirkan adanya tekanan dan ancaman pemecatan/pemberhentian, pembekuan, karteker struktur hingga mutasi dan non-job dalam struktur badan usaha atau lembaga yang terafiliasi dengan NU di bawah kendali PBNU," jelasnya.
