Begini Cara PLN Berdayakan Perajin dan Lestarikan Kain Songket

PT PLN UIP38 Sumatera UPT Palembang beri bantuan dan pelatihan pembuatan kain songket
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Dalam memberdayakan perajin kain songket yang jumlahnya terus berkurang, sekaligus melestarikan keberadaan kain songket itu sendiri, PT PLN UIP3B Sumatera UPT Palembang menggelar pelatihan sekaligus memberikan bantuan sejumlah peralatan untuk membuat kain songket.

img_title Beberapa Wilayah di Jakarta Listrik Sempat Padam, PLN Ungkap Sudah Kembali Pulih

Menurut Sekjen Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF), Nurul Iman, giat program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang dilakukan oleh PT. PLN dari Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera Unit Pelaksana Teknis Palembang tersebut digelar di Banyuasin, Desa Merah Mata.

"Fenomena jumlah perajin kain songket yang terus menurun harus dijaga keberadaannya dan warisan budaya berupa kain songket yang diwariskan turun-temurun juga harus dijaga kelestariannya. Dengan adanya pemberian peralatan, studi banding, pelatihan termasuk cara memasarkan kain songket dari PT PLN, ISSF sebagai pendamping pelatihan berharap perajin dan keberadaan kain songket tersebut terus terjaga," ungkap Nurul Iman dalam keterangan tertulisnya, Selasa 31 Desember 2024.

img_title Gratis Voucher Listrik hingga Rp1,3 Juta hingga Diskon Tarif, PLN Kasih Promo Home Charging EV

Sementara itu Manager PT. PLN UIP3BS Sumatera UPT Palembang Aris Sopian Hidayat menuturkan bahwa PLN secara umum berkomitmen mendukung berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat. Khusus TJSL bagi kalangan wanita di Kabupaten Banyuasin, Desa Merah Mata, PLN akan memberikan kontribusi positif berupa pemberdayaan usaha tenun songket.

img_title PLN Bakal Serap Listrik Hasil PSEL Legoknangka, Wamen ESDM: Sesuai Arahan Presiden Prabowo

"Kami menyadari bahwa tenun songket bukan hanya sekedar kerajinan tetapi juga merupakan identitas budaya yang mencerminkan keindahan dan kerajinan tangan yang luar biasa dari para perajin yang sebagian besar wanita. Melalui bantuan yang diberikan, kami berharap dapat memberikan penguatan kapasitas berupa pemberian alat dan pelatihan serta akses market untuk pemasaran kain songket," papar Aris Sophian.

Aris Sophian juga berkomitmen akan mempromosikan kain songket melalui media sosial yang PLN miliki. PLN lanjut Aris Sophian juga akan membantu membuatkan website sehingga kain songket yang dihasilkan memiliki daya saing tidak hanya lokal tetapi juga skala nasional bahkan internasional.

Pj. Bupati Banyuasin Muhammad Farid yang turut hadir dalam pemberian bantuan yang dilakukan oleh PLN menuturkan rasa terima kasihnya mengingat para pengrajin kain songket di wilayahnya terus menurun setiap tahunnya. "Untuk membuat semangat para perajin kain songket agar hasil produksinya lebih laku, saya kira tidak ada salahnya menitipkan produksi kain songket di toko-toko yang menjual pempek sebagai makanan khas Kota Palembang," ujar Muhammad Farid.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut