Viral Isu Begal Motor Modus Tali Layang-layang di Suramadu, Camat: Tidak Ada Itu

Tampakan layar video isu begal motor modus tali layang-layang Suramadu yang viral. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Nur Faishal (Surabaya)

Surabaya, VoxPop – Sebuah video yang menarasikan imbauan akan aksi begal sepeda motor dengan modus tali senar layang-layang di Jembatan Suramadu, Jawa Timur, viral di media sosial. Pihak Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, bereaksi karena Satpol PP setempat dicatut dalam narasi video tersebut.

img_title Polda Metro Jaya Bongkar 769 Kasus Curanmor dalam Operasi Berantas Jaya 2026, 729 Tersangka Ditangkap

Video tersebut diunggah oleh akun medsos @akbar.mokonk86 pada 17 Desember 2024 lalu dan jadi sorotan hingga sekarang. Dalam video berdurasi 0.30 detik itu, terlihat beberapa pengendara sepeda motor berhenti di lajur kendaraan roda dua.

Sejumlah perahu nelayan berada disekitar kaki jembatan tol Suramadu sisi Tambakwedi Surabaya, Jawa Timur

Photo :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
img_title Menteri Pigai soal Sayembara Tangkap Begal: Tidak Etis, Semoga Cuma Guyon

"Begal di Suramadu hati” kawan kalau bepergian semoga selamat semua tmn ku," tulis pesan yang diiringkan pada video tersebut. Di video itu juga dinarasikan bahwa begal yang beraksi di Suramadu bermodus tali senar layang-layang yang dilintangkan setinggi leher pengendara motor.

Di video juga dijelaskan bahwa imbauan itu berasal dari Satpol PP Kecamatan Bulak. "Yang beredar di kami, disebutkan bahwa informasi itu dari Satpol PP Kecamatan Bulak," kata Camat Bulak, Hudaya, Minggu, 5 Januari 2025.

img_title Dedi Mulyadi Adakan Sayembara Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Bilang Begini

Hudaya mengaku sudah mengkonfirmasi isu tersebut ke petugas Satpol PP Kecamatan Bulak dan menegaskan bahwa video tersebut bukan dibuat dan disebarkan oleh mereka.

"Tidak ada yang menyiarkan berita itu, dan intinya tidak ada kejadian di tempat kami, dan kami juga tidak tahu yang menyebarkan video itu,” ujarnya.

Hudaya mengatakan, Informasi tersebut berupa imbauan kepada masyarakat agar waspada saat melintasi Jembatan Suramadu, terutama malam hari. "Dan sepanjang hari ini tidak ada kejadian juga,” tegasnya. 

Kendati begitu, Hudaya meminta masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melintasi Jembatan Suramadu. Jika menjadi korban atau percobaan pembegalan atau tindak pidana lainnya, segera menghubungi Call Center 112.

“Insyaallah kami setiap malam hari juga rutin melakukan patroli di semua wilayah kerja kami," katanya.

Ilustrasi Begal.

Viral Pemuda Ngaku Jadi Korban Begal hingga Jari Putus Demi Konten, Padahal Potongan Wortel

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, tidak pernah terjadi aksi begal. BW mengakui seluruh cerita yang disampaikannya merupakan rekayasa.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut