Elite PDIP Sindir Pimpinan KPK Sekarang Edisi Jokowi, Begini Tanggapan Johanis Tanak

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VoxPop – Elite PDI Perjuangan (PDIP) menyindir pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini merupakan edisi Presiden RI ke-7 Joko Widodo alias Jokowi). Wakil Ketua KPK Johanis Tanak pun buka suara menanggapi itu.

img_title Jokowi ke Kader PSI: Percuma Punya Struktur Partai Tapi Cuma Formalitas

Tanak menjelaskan semua pihak boleh saja memberikan pernyataan asalkan tak bertentangan dengan proses hukum.

"Siapa saja bebas mengemukakan pendapat sepanjang tidak dalam konteks bertentangan dengan hukum," kata Tanak saat dikonfirmasi wartawan, Jumat 10 Januari 2025.

img_title Jokowi Optimistis PSI Melaju Kencang di 2029, Sebut Sudah Punya Hitung-hitungan

Tanak mengatakan setiap penegakan hukum itu tak ada pengaruhnya dengan rezim manapun. Sebab, pengusutan kasus perkara itu selalu didasari dengan fakta yang ada.

"Penegakan hukum bukan dilihat dari rezim yang memimpin negara. Tapi, dilihat dari fakta perbuatan yang dilakukan oleh orang atau korporasi yang bertentangan dengan aturan hukum," jelas Tanak.

img_title Disaksikan Ribuan Warga, Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor di NTT

Bendara PDIP (Ilustrasi)

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Hukum, Ronny Talapessy menyebut pimpinan KPK saat ini adalah edisi Jokowi. 

Ronny bilang demikian karena pemilihan pimpinan KPK saat ini terjadi di akhir kekuasaan Jokowi. Dia menyinggung Jokowi tak peduli dengan kritik dari berbagai pihak terkait proses seleksi pimpinan KPK dan menyerahkan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Di akhir kekuasaannya, mantan presiden Joko Widodo tidak menghiraukan kritik publik, baik dari eks komisioner, eks penyidik, kalangan akademisi, media, dan masyarakat sipil lainnya," ujar Tanak.

Dia melempar tudingan Jokowi seperti langsung bekerja menjalankan agenda untuk mempidanakan Hasto.

“Sehari sejak dilantik, KPK edisi Jokowi langsung bekerja menjalankan agenda kriminalisasi, dalam bentuk pemidanaan yang dipaksakan, terhadap PDI Perjuangan melalui Sekjen Hasto Kristiyanto,” ujar Ronny.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi (tengah)

Kelakar Jokowi Saat Safari Politik di NTT: Kalau Butuh Bantuan Bisa ke Solo

Dalam kunjungan tersebut, salah satu agenda Jokowi adalah memberikan pembekalan kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kupang, Sabtu 1 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut