BNPB Tak Gunakan Fasilitas Sekolah untuk Tempat Pengungsian Terdampak Gunung Ibu

Abu vulkanik erupsi Gunung Ibu membumbung ke udara di Pulau Halmahera, Maluku Utara, Jumat, 2 Agustus 2024.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, VoxPop – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa pihaknya tidak menggunakan fasilitas sekolah untuk menjadi tempat pengungsian sementara bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara.

img_title Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Andalan BNPB Padamkan Karhutla Gunung Bromo

"Kami seminimal mungkin tidak akan menggunakan fasilitas sekolah sebagai tempat mengungsi, ini dilakukan supaya tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar anak-anak," kata Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto dalam konferensi perkembangan kondisi terkini pasca-erupsi Gunung Ibu melalui Zoom Meeting, Rabu 15 Januari 2025.

Agus memaparkan bahwa BNPB sudah menyampaikan pertimbangan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Provinsi Maluku Utara setelah menerima laporan terjadi peningkatan status aktivitas vulkanis Gunung Ibu pada siang tadi.

img_title BNPB: Luas Lahan yang Terbakar di Kawasan Gunung Bromo Capai 60 Hektare

Erupsi Gunung Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara (dok: BNPB)

Photo :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

BNPB pun meminta kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan gedung fasilitas publik, seperti balai desa dan kecamatan atau milik perorangan agar bisa digunakan untuk menampung warga bila kondisi di lapangan mengharuskan mereka untuk dievakuasi.

img_title Banjir Padang Mulai Surut, Warga Kembali ke Rumah dan Bersihkan Permukiman Pascagenangan

"Berapa jumlah warga yang akan dievakuasi, lokasinya dimana saja, termasuk bantuan kebutuhan pokok berapa jumlahnya semua akan secara detail di asesmen malam ini," paparnya.

Ia menambahkan bahwa sampai sore hari belum ada aktivitas evakuasi warga, namun tim petugas gabungan sudah bersiaga, khususnya pada wilayah di sekitar zona bahaya, pada radius 5-6 kilometer dari arah utara kawah Gunung Ibu.

Status aktivitas Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara ditingkatkan dari sebelumnya Siaga menjadi Awas atau level IV, pada Rabu siang, oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Peningkatan status tersebut dilakukan setelah tim Badan Geologi mendeteksi adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ibu yang signifikan pada periode 1-14 Januari 2025.

Visual erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang tercatat terjadi pada Senin pagi, 9 September 2024.

Photo :
  • ANTARA

Petugas Pos pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Halmahera Barat pun mencatat kejadian erupsi mencapai rata-rata 70 kejadian per hari.

Pada periode Januari 2025, ketinggian kolom erupsi fluktuatif dan teramati gejala peningkatan tinggi kolom erupsi menjadi maksimal empat kilometer dari atas puncak.

Dalam rentang waktu tersebut dilaporkan sebanyak 748 kali gempa letusan, 70 kali gempa guguran, 1.643 gempa hembusan, 6.976 kali gempa vulkanik dangkal, 346 kali gempa vulkanik dalam, 60 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo dominan 3 milimeter.

Kobaran api yang muncul di Blok Bantengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)

Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, TNBTS Andalkan Drone Water Spray Sambil Tunggu Helikopter BNPB

TNBTS mengoptimalkan penggunaan drone water spray untuk memadamkan kebakaran Gunung Bromo. Helikopter water bombing BNPB masih dalam perjalanan ke lokasi.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut