KPK Bilang Begini usai Diajak Berkantor di BPOM untuk Cegah Korupsi

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Zendy Pradana

Jakarta, VoxPop – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 3 Februari 2025. Dalam kunjungannya tersebut, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengajak Pimpinan KPK agar berkantor di BPOM untuk mencegah adanya praktik korupsi.

img_title KPK Tegaskan Penanganan Kasus Febrie Murni di Kejagung: Kami Hanya Kebagian Tempat Penahanan Saja

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika turut merespon kedatangan BPOM pada Senin, 3 Februari 2025. Dia menyebut, Taruna turut menyampaikan lima poin kepada Pimpinan KPK demi melakukan sinkronisasi strategi nasional.

Pertama, BPOM ingin menambah jumlah Ahli Pembangun Integritas (API) dan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) di lingkungan BPOM sebagai komitmen integritas.

img_title Tak Kunjung Panggil Menhut Raja Juli, Begini Penjelasan KPK

"Review memorandum of understanding (MoU) antara KPK dan BPOM; memberikan informasi mengenai potensi korupsi yang ada di BPOM; serta meminta adanya Pegawai KPK yang dapat berkantor di BPOM," ujar Tessa Mahardhika kepada wartawan Selasa, 4 Februari 2025.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika di KPK

Photo :
  • VoxPop.co.id/Zendy Pradana
img_title KPK Koordinasi dengan Polri Usai Stafnya Terjaring Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Kemudian, kata Tessa, KPK juga menyampaikan bahwa BPOM memiliki peran strategis dalam melindungi kesehatan masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi dan industri di Indonesia. 

Menurutnya, BPOM bertugas memastikan keamanan dan kualitas produk yang dikonsumsi. Namun, potensi penyimpangan dalam pengawasan tetap menjadi tantangan yang harus ditindak tegas.

"BPOM sudah berkontribusi sebesar Rp176,3 triliun dari industri farmasi serta Rp5,420 triliun dari industri makanan. Sehingga, total keseluruhan industri di bawah pengawasan BPOM untuk perekonomian nasional mencapai Rp5,590 triliun," kata Tessa.

Saat BPOM datangi KPK, mereka ditemani sekaligus melakukan audiensi bersama Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Sekjen KPK Cahya H. Harefa, Deputi Penindakan Rudi Setiawan, Deputi Korsup Didik Agung Wijanarko, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana, Deputi INDA Eko Marjono.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar bersama jajaran BPOM turut mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin 3 Februari 2025. Ternyata ini yang dibahas bersama pimpinan hingga internal KPK.

"Ingin bertekad menjadi lembaga yang bersih, lembaga yang bebas korupsi. Nah, caranya bagaimana? Kami mengundang Ketua KPK dan seluruh pimpinan, untuk berkantor di Badan Pengawas Obat dan Makanan," ujar Taruna Ikrar di Gedung KPK pada Senin, 3 Februari 2025.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut