Kemenag Bahas Pedoman Siaran Keagamaan Jelang Ramadan Bersama Media

Abu Rokhmad, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, VoxPop – Jelang memasuki bulan suci Ramadan 2025 ini, Kementerian Agama mempersiapkan pedoman siaran keagamaan. Untuk itu, Kemenag menggelar pertemuan dengan penanggung jawab program siaran Islam di media.

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Acara yang digelar di Wisma Kementerian Agama, Jakarta Pusat, itu juga dihadiri komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan tokoh agama. Dengan bahasan terkait pedoman siaran keagamaan selama Ramadan nanti.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan pihaknya sebagai pemerintah harus bersinergi dengan lembaga penyiaran. Agar siaran keagamaan yang disajikan bersifat edukatif, informatif, dan berkualitas.

img_title Sabtu Ini, Kemenag Gelar Doa dan Dzikir Kebangsaan di Monas Rayakan HUT ke-81 RI

“Kekuatan kita hari ini dan ke depan tidak lagi bertumpu pada individu, tetapi pada kerja sama dan kolaborasi. Oleh karena itu, siaran keagamaan pun harus terus kita perkuat melalui sinergi antara Kemenag dengan KPI, MUI, serta sahabat-sahabat dari media,” ujar Abu.

Dijelaskan Abu, peningkatan kualitas siaran keagamaan akan terus didorong melalui pembinaan dan apresiasi terhadap media yang menghadirkan program berkualitas. Apalagi berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama No. 9 Tahun 2023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan, ini menjadi acuan penyiaraan keagamaan yang menyejukkan dan mendukung harmoni sosial.

img_title Penguatan Peran Media Menangkal Hoaks dan Menjaga Ketahanan Informasi

“Masyarakat lebih terbuka terhadap pesan keagamaan di bulan Ramadan. Oleh karena itu, media harus memastikan bahwa program-program yang disajikan benar-benar membawa manfaat bagi umat, selaras dengan nilai kebangsaan, toleransi, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Guru Besar UIN Walisongo Semarang itu juga menekankan pentingnya lima fokus utama dalam siaran keagamaan di media, yang juga akan menjadi aspek penilaian dalam kegiatan Anugerah Syiar Ramadan 2025 sebagai bentuk apresiasi Kemenag terhadap media yang menghadirkan program Ramadan berkualitas.

Lima Fokus Siaran Agama Ramadan 2025

Pada kesempatan itu, Kemenag menyebut ada lima aspek utama yang harus menjadi fokus dalam siaran program keagamaan Ramadan 2025:

1. Siaran yang Menyejukkan dan Kredibel

Kemenag mendorong media menghadirkan ulama yang kompeten dan memastikan siaran agama memberikan ketenangan bagi masyarakat.

2. Keadilan Sosial dan Kesetaraan

Siaran agama harus mencerminkan nilai keadilan sosial sesuai Deklarasi Istiqlal, yang mengedepankan keseimbangan antara nilai religius dan kemanusiaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut