Eks Ajudan Cerita Detik-detik Wahyu Setiawan Kena OTT KPK, Hilang dari Balik Gorden Pesawat Bisnis
- VoxPop.co.id/M Ali Wafa
Rahmat menyebut dirinya juga bersama humas Wahyu Setiawan. Namun, tim humas tidak diminta ikut dan tetap pergi ke Bangka Belitung.
"Yang ke KPK hanya saudara dan WS?," kata jaksa.
"Iya karena saya diperintah pak Wahyu untuk menemani," jawab Rahmat.
Rahmat menuturkan dirinya datang ke KPK seorang diri. Dia datang keesokan harinya setelah Wahyu kena OTT.
Ketika bertemu Wahyu di KPK, Rahmat menanyakan kasus apa sehingga KPK menangkap Wahyu.
"Saya tanya 'ini permasalahan apa pak?' (dijawab Wahyu) 'wah kamu gatau ton'. Terus tentu kan di situ ada dikenalkan ke Pak Donny dan Pak Saeful terus ada Bu Tio juga, terus dikenalkan, seperti itu," kata Rahmat.
Kemudian, jaksa mendalami soal kenal atau tidaknya Rahmat dengan Harun Masiku dan Hasto Kristiyanto. Rahmat mengaku tidak mengenalnya, sekaligus tidak ada pernyataan dari Wahyu Setiawan terhadap Harun dan Hasto.
Jaksa pun membacakan BAP Rahmat saat diperiksa KPK. Dalam BAP-nya tertuang bahwa Rahmat mengenal Harun Masiku dan Hasto Kristiyanto.
"Di BAP no.16 halaman 5. Itu disebutkan, saudara menjelaskan. Coba saudara jelaskan awalnya tidak mengetahui, "mengapa Wahyu Setiawan bersama dengan saya ikut diamankan petugas KPK pada tanggal Januari 2020 pada saat itu pas di KPK itu, saya berjumpa dengan Wahyu Setiawan bisa sambil merokok di deket musala lantai 2 pada ruang riksa. Pada saat itu Wahyu Setiawan baru menceritakan jika kita diamankan KPK gara gara kasus anggota Caleg PDIP bernama Harun Masiku". Ini disampaikan ke saudara?," tanya jaksa.
"Iya. Bisa jadi itu benar pak, karena saya dalam posisi tidak tahu," jawab Rahmat.
Jaksa mencecar terkait obrolan Donny Tri Istiqomah, Wahyu Setiawan, Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina. Rahmat mengamini ada obrolan tersebut.
"Kalau melihat iya, dipastikan karena beliau berempat berada di musala. Setelah saya merokok dengan pak Wahyu saya menunggu di ruang tunggu di tengah, di dekat menyimpan tas apa itu, jadi saya bisa melihat posisi mushola dan orang orang tersebut," kata Rahmat.
