Profil Marsinah, Aktivis Buruh yang Diwacanakan Prabowo Dapat Gelar Pahlawan Nasional
- VoxPopnews/Ikhwan Yanuar
Aksi Kamisan Kenang Marsinah
- ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Pada 8 Mei 1993, jasad Marsinah ditemukan di sebuah gubuk di hutan Dusun Jegong, Desa Wilangan, Nganjuk, sekitar 200 km dari tempatnya bekerja.
Hasil otopsi menunjukkan bahwa ia mengalami penyiksaan berat sebelum meninggal. Diduga kuat, aparat militer terlibat dalam penculikan dan pembunuhan Marsinah, namun hingga kini kasus tersebut belum terselesaikan dan pelaku sebenarnya belum diadili.
Warisan dan Pengakuan
Kematian Marsinah memicu gelombang protes dan solidaritas dari berbagai kalangan. Ia dianugerahi penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun 1993 atas perjuangannya dalam hak asasi manusia.
Namanya juga tercatat dalam daftar kasus pelanggaran hak buruh oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) sebagai kasus nomor 1773.
Marsinah menjadi inspirasi bagi banyak aktivis dan pekerja di Indonesia. Kisahnya diabadikan dalam berbagai karya seni dan sastra, termasuk drama "Marsinah: Nyanyian dari Bawah Tanah" karya Ratna Sarumpaet.
Setiap peringatan Hari Buruh, namanya selalu disebut sebagai simbol perjuangan dan pengorbanan demi keadilan bagi kaum pekerja.
