Nasib Mahasiswi ITB Pembuat Meme Prabowo-Jokowi usai Penangguhan Penahanan

institut teknologi bandung (ITB)
Sumber :
  • Atourin

Bandung, VoxPop – Pihak kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) bakal melakukan pembinaan terhadap mahasiswinya berinisial SSS usai penahanannya resmi ditangguhkan oleh Polri pada Minggu 11 Mei 2025.

img_title Kadin Kalteng Dukung Prabowo Pangkas BUMN Bermasalah: Bawa Angin Segar Iklim Investasi

Ha itu disampaikan oleh Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Institut Teknologi Bandung, Dr. N. Nurlaela Arief dalam keterangan resminya.

Ia mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal proses hukum SSS hingga akhirnya penahanannya ditangguhkan oleh Polri.

img_title Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Anutin dari Lanud Halim

Kampus ITB

Photo :
  • Instagram @institutteknologibandung

“ITB mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Wakil Ketua DPR RI, serta Ketua Komisi III DPR RI. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi dan Saintek, Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM), Tim Pengacara, Keluarga Mahasiswa ITB (KM ITB), para Alumni ITB, rekan-rekan media, serta masyarakat luas yang turut mengawal proses ini,” kata Nurlaela, dikutip Selasa 13 Mei 2025.

img_title Prabowo Minta Harga BBM Subsidi Tak Naik, BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Mentah Dunia

Ia menerangkan bahwa pihak ITB akan melanjutkan keputusan Polri tersebut dengan melakukan pembinaan akademik dan karakter terhadap SSS.

Mahasiswi SSS telah mendapatkan penangguhan penahanan oleh kepolisian, ITB akan melanjutkan proses pembinaan akademik dan karakter terhadap yang bersangkutan,” terang Nurlaela.

“ITB berkomitmen untuk mendidik, mendampingi dan membina mahasiswi tersebut untuk dapat menjadi pribadi dewasa yang bertanggung jawab, menjunjung tinggi adab dan etika dalam menyampaikan pendapat dan berekspresi, dengan dilandasi nilai-nilai kebangsaan,”katanya.

Sebagian antisipasi agar hal yang sama tidak terulang kembali, ITB bakal memperbanyak penyelenggara diskusi terbuka, kuliah umum dan pembinaan sebagai langkah preventif untuk memperkuat literasi digital, hukum serta etika berkomunikasi di media bagi seluruh mahasiswa ITB.

“Sebagai bagian dari upaya edukatif, ITB akan memperkuat literasi digital, literasi hukum dan etika berkomunikasi di berbagai media, termasuk dengan penyelenggaraan diskusi terbuka, kuliah umum, dan program pembinaan yang melibatkan teman sebaya, pakar dan dosen,” kata Nurlaela.

“Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa tentang kebebasan yang konstruktif dalam era digital,” tambah dia.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa ITB akan menjadikan peristiwa ini sebagai bahan refleksi bersama terkait kebebasan berekspresi, berpendapat dan berdemokrasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut