Universitas Pancasila Tegaskan Edie Toet Sudah Dipecat Sejak Juli 2024 Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno (ETH) diperiksa lagi atas kasus dugaan pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Selasa, 5 Maret 2024
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VoxPop – Edie Toet Hendratno ditegskan pihak Universitas Pancasila sudah dipecat per Juli 2024, buntut kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan olehnya.

img_title Kasus Oknum Guru Diduga Serahkan Murid ke Suami, Korban Disebut Anak Yatim

"Sudah dipecat dari Juli 2024. Sebenarnya dari 12 Juli 2024, sesuai dengan SK Yayasan (nomor) 177 tersebut," ujar Ketua Bagian Hukum Pidana Universitas Pancasila, Hasbullah, Rabu, 21 Mei 2025.

Edie Toet dikatakan bukan lagi bagian dari UP. Selain sudah bukan rektor, dia juga diberhentikan dari dosen. Hal itu adalah bentuk tegas yayasan.

img_title Fakta-fakta Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Mahasiswa & Dosen

"Bahwa kita sudah menyatakan bahwa yang bersangkutan bukan bagian dari Universitas Pancasila dan bukan lagi sebagai dosen dari Universitas Pancasila," ujarnya.

img_title Kasus Pelecehan Seksual Red Sparks Memanas, Netizen Korea Ramai-Ramai Hujat Permintaan Maaf Klub

Sebelumnya diberitakan, pihak korban kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan mantan Rektor Universitas Pancasila (UP), Edie Toet Hendratno, telah menyambangi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Kemendiktisaintek RI. Pengacara korban, Amanda Mantovani dan Yansen Ohoirat mendesak Kemendikti mencabut gelar profesor Edie.

“Pada prinsipnya kami meminta agar Kemendikti mencabut gelar profesor, SK mengajar, jabatan akademik, hak mengajar serta dibatasi masuk dalam lingkungan akademik,” ujar Amanda, Rabu, 23 April 2025.

Sementara itu, Yansen menambahkan, pihaknya pun membuat laporan terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oleh dua orang dosen kepada korban. Mereka adalah DT dan YP. Pada tanggal 12 Februari 2024, korban RZ dipanggil oleh DT kemudian diminta mencabut laporan

Ilustrasi pelecehan seksual

Polwan di Padang Ngaku Dilecehkan Polisi Berpangkat AKBP, Ngadu ke Propam

Seorang Polwan di Polda Sumbar berpangkat Brigadir mengaku menjadi korban pelecehan seksual seorang pamen berpangkat AKBP dan melaporkannya ke Propam.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut