Lewat Inpres, Prabowo Dinilai Bikin Terobosan Besar untuk Sektor Pertanian RI

Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri KTT ke-2 ASEAN GCC.
Sumber :
  • Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden.

Jakarta, VoxPop — Presiden RI Prabowo Subianto lewat kebijakannya dinilai membuat terobosan besar dalam transformasi baru untuk pertanian. Langkah Prabowo itu diterbitkan lewat sejumlah Instruksi Presiden (Inpres), yang diterbitkannya dalam waktu 6 bulan. 

img_title Menhut Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat Gajah Lewat Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menjelaskan inpres tersebut berpengaruh cukup besar. Salah satunya terkait penyaluran pupuk ke petani yang sudah tak melalui mekanisme panjang.

Demikian disampaikan Amran saat wawancara eksklusif dengan salah satu televsi swasta

img_title Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Tersebar se-Indonesia

“Luar biasa bapak presiden 4 inpres turun dalam waktu 6 bulan dan ini berkontribusi cukup besar. Contoh pupuk, dulu prosesnya panjang. Sekarang dari menteri, pabrik, langsung ke petani,” kata Amran dikutip pada Senin, 7 Juli 2025.

Mentan Amran dan Presiden Prabowo Subianto.

Photo :
  • Kementan
img_title Menteri PU Minta Tambahan Anggaran Rp34,33 Triliun untuk Bereskan Program Inpres, Ini Prioritasnya

Amran menuturkan penyederhanaan regulasi dan manajerial, serta efisiensi penyaluran pupuk langsung kepada petani jadi kunci keberhasilan. Selain Inpres pupuk, Prabowo juga menerbitkan Inpres-inpres lainnya yang bertujuan untuk mendukung kesejahteraan para petani. 

“Ini baru satu Inpres, masih ada Inpres lainnya seperti irigasi, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL), ini luar biasa,” jelas Amran. 

Pun, Amran bilang stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini dikelola oleh Perum Bulog mencapai 4 juta ton lebih. Pencapaian itu merupakan angka tertinggi yang pernah dicapai Indonesia. 

Maka itu, Amran yakin target swasembada beras yang semula ditargetkan terwujud pada tahun ke-4 pemerintahan Presiden Prabowo bisa direalisasikan lebih cepat. Kata dia, target itu bisa dicapai di tahun ketiga era pemerintahan Prabowo.

“Stok (beras) kita sekarang ini ada 4 juta ton lebih. Target dari Bapak Presiden, dari awal rencana kita swasembada 4 tahun, kemudian 3 tahun," ujar Amran. 

Lebih lanjut, Amran juga mengatakan capaian ini tak lepas dari arahan dan peran dari Presiden Prabowo Subianto yang mendorong produksi dalam negeri. Amran juga mengapresiasiBUMN, TNI, Polri, Bulog dan Petani karena membantu Kementan dalam produksi dan menjaga stok pangan.

“Ini merupakan gagasan besar Bapak Presiden, [Kementerian Pertanian RI] kami hanya eksekutor, berikutnya ada TNI dan Kepolisian yang membantu, ada BUMN, Bulog, dan petani sebagai pahlawan,” tutur Amran. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut