6 Produsen Beras Bakal Diperiksa, Skandal Oplosan Terendus Kejagung

Gedung Kejaksaan Agung
Sumber :
  • VoxPop/Foe Peace

Jakarta, VoxPop - Korps Adhyaksa menyelidiki dugaan korupsi beras oplosan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto. Hal itu diungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna.

img_title Harga Beras dan Bawang Naik Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Turun, Cek Daftarnya

"Kejaksaan juga melalui tim Satgasus P3TPK (Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi) pada Gedung Bundar telah memulai melakukan penyelidikan terkait penyimpangan ketidaksesuaian mutu dan harga beras berdasarkan standar nasional indonesia (SNI) dan harga eceran tertinggi (HET)," ujar dia, Kamis, 24 Juli 2025.

Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna (kedua kiri).

Photo :
  • Dok. Kejaksaan Agung
img_title KNPI Dukung Mentan Amran 'Sikat' Mafia Beras yang Rugikan Negara

Dengan Satgasus P3TPK, katanya, petugas turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan. Meski begitu, dirinya belum merinci temuan yang diperoleh pihaknya.

"Yang jelas tim penyelidik sudah mempunyai data," kata dia.

img_title 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Anang menyebut, pihaknya bakal memanggil enam produsen beras, Senin, 28 Juli 2025. Total ada enam produsen beras yang dipanggil. Mulai dari PT Wilmar Padi Indonesia, PT Food Station, PT Belitang Panen Raya, PT Unifood Candi Indonesia, PT Subur Jaya Indotama dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

"Pemanggilan terhadap enam perusahaan. Kita sudah melakukan pemanggilan, hari Rabu kemarin sudah melakukan pemanggilan untuk hadir hari Senin," kata dia.

Dia mengungkap, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan awal. Sehingga, dirinya belum bisa bicara lebih jauh.

"Tujuan dari proses hukum yang kita lakukan ini dengan harapan ke depannya dapat mengembalikan proses atau ekosistem distribusi dan penjualan beras dilaksanakan dengan sesuai ketentuan," kata dia lagi.

Panen Padi Perbukitan

BPS Pede Produksi Padi dan Jagung di Semester I-2026 Bakal Meningkat, Simak Proyeksinya

Ateng BPS menyampaikan bahwa produksi padi diperkirakan meningkat 7,02 persen, dari 4,01 juta ton GKG pada bulan Juni 2025 menjadi 4,29 juta ton GKG pada bulan Juni 2026.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut