Mendikdasmen Abdul Mu'ti Sebut Lagu Anak Penting Buat Pantik Masa Depan Mereka

Ajang Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU) 2025
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop - Lagu anak sudah jarang terdengar di tengah hiruk pikuk lagu percintaan yang kian marak saat ini.

img_title Soroti Kasus Penganiayaan Anak di Cipongkor, Rajiv Tekankan Pentingnya Pemulihan Psikologis

Padahal, lagu anak sendiri dapat membentuk karakter, menanamkan nilai, dan merangsang daya pikir anak usia dini. Selain itu, lagu anak juga dapat diresap sesuai tahap perkembangan mereka. Pemerintah akhirnya mengusung ajang Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU) 2025.

Sebuah program yang diusung Direktorat Guru PAUD dan Pendidikan Non Formal, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan, lagu anak sangat penting sebagai jembatan antarapendidikan dan imajinasi.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

"Lagu adalah media yang tidak hanya memberikan anak-anak kita rasa percaya diri, tapi juga kemampuan untuk mengekspresikan bakat seni, serta yang tidak kalah penting adalah menjadi pemantik dari imajinasi bagi masa depan kehidupan anak-anak Indonesia," kata Abdul dikutip Selasa, 2 September 2025.

Dalam sambutan terpisah, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, mengungkapkan bahwa lagu menjadi media pembelajaran yang bermakna bagi anak-anak.

img_title Pembunuhan di Palu: Ayah-Anak Tewas, Istri Kritis

Ia juga menilai bahwa guru dapat menyisipkan nilai-nilai positif ke dalam lagu, sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan berpengaruh ke kehidupan anak.

"KICAU merupakan sebuah terobosan yang mendorong guru PAUD dan Pendidikan Non Formal dalam menunjukkankreativitasnya menciptakan lagu pembelajaran. Lagu adalah media pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan bermakna," kata Nunuk.

Dari total 592 karya yang masuk, Terpilih 20 yang berhasil masuk nominasi terbaik, dan tiga karya dinobatkan sebagai pemenang utama. Salah satunya, Christina Renci Mahardika dari TK Rukun Harapan, Kabupaten Jember, keluar sebagai juara pertama.

Christina mengungkapkan harapannya agar KICAU menjadi program berkelanjutan yang mampu menginspirasi lebih banyak guru untuk mencipta lagu edukatif.

"Semoga tahun depan dan tahun-tahun berikutnya KICAU bisa terselenggara lagi, jadi teman-teman guru PAUD bisalebih semangat lagi dalam menciptakan lagu-lagu untukmedia pembelajaran anak-anak," tutur Christina.

Ilustrasi vape.

Bigmo Promosi Vape ke Anak di Bawah Umur, Sahroni: Harus Ditangkap!

Streamer Muhammad Jannah alias Bigmo dilaporkan ke KPAI, Komnas Anak dan Kementerian PPPA imbas promosi produk vape yang libatkan anak di bawah umur saat live streaming.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut