Dirut PT WKM Tegaskan PT Position Curi Nikel di Lahan Miliknya

Direktur Utama PT Wana Kencana Mineral (PT WKM) Letjen (Purn) Eko Wiratmoko
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Direktur Utama PT Wana Kencana Mineral (PT WKM) Letjen (Purn) Eko Wiratmoko menegaskan PT Position telah melakukan pencurian tambang nikel di atas lahan PT WKM. 

img_title Kemenhut Bongkar Tambang Emas Ilegal di Hutan Sulut, 2 Orang Jadi Tersangka

Hal itu disampaikan Eko dalam persidangan dan di luar persidangan kedelapan perkara patok lahan yang melibatkan dua pekerja PT WKM pada Rabu, 8 Oktober 2025.  

“Ya (PT Position) nyolong nikel di tempat saya. Kemudian hutan juga dirusak-dirambah tanpa izin kehutanan,” kata Eko kepada wartawan.

img_title Dua Pelaku Curanmor Tembak Warga di Jaktim Dibekuk, Senpi Rakitan Disita

Eko yang hadir sebagai saksi, bahkan mengaku perkara pidana pencurian ini sudah dilaporkan ke Polda Maluku Utara (Maluku). Polda Malut pun sebenarnya sudah memastikan adanya tindak pidana pencurian yang dilakukan PT Position. 

“Video PT Position nyolong barang tambang di wilayah IUP saya, saya sudah serahkan kepada penyidik (Polri),” tuturnya. 

img_title Polisi Tangkap Maling Motor yang Tembak Warga di Jaktim

Selain video, PT WKM juga menyerahkan bukti bukti pencurian lainnya. Misalnya peta citra satelit dari Departemen Kehutanan yang menunjukkan lokasi illegal mining PT Position yang dilakukan di atas lahan PT WKM. 

Meski demikian, laporan atas tindak pidana pencurian tambang atau illegal mining tidak pernah digubris pihak kepolisian. Bareksrim Polri justru menggunakan pendekatan perdata dalam melihat peristiwa patok lahan tersebut. 

“Ya orang nyolong nikel di tempat saya, masa itu perdata,” tegas Eko. 

Sementara itu, Direktur Operasional PT WKM Lee Kah Hin menegaskan perusahaannya terus membayar kewajiban kepada negara setiap tahun atas kepemilikan lahan di lokasi yang menjadi sengketa. Karena itu, menurutnya, tidak sepantasnya ada pihak yang mengaku memiliki lahan tersebut dan melakukan penambangan tanpa izin di atas lahan tersebut.  

"Kami bayar tiap tahun ke negara. Land rent dan PBB. Cuma PT WKM yang memiliki IUP di situ," ucap Lee yang juga hadir sebagai saksi dalam persidangan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi ternak lele pada lahan milik Pemprov DKI, di Ciangir, Legok, Banten

Pramono Bantah Lahan 100 Hektare di Banten Buat Buang Sampah Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan lahan seluas 100 hektare di Ciangir, Legok, Tangerang, Banten diperuntukkan untuk pengembangan ketahanan pangan.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut