Kasus Timothy Anugerah: Polisi Bilang CCTV Unud Rusak, Pihak Kampus Tegaskan Masih Berfungsi!
- YouTube/tvOneNews
Denpasar, VoxPop – Kasus kematian Timothy Anugerah, mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang meninggal dunia usai terjatuh dari lantai empat di lingkungan kampus masih menjadi perbincangan publik di media sosial.
Hal itu dikarenakan masih menyisakan banyak tanda tanya. Ia ditemukan tewas usai diduga melompat dari lantai 4 gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Mahasiswa Unud, Timothy Anugerah Saputra
- Istimewa
Pernyataan Pihak Kepolisian
Polisi mengungkap adanya kendala teknis dalam penyelidikan karena kamera CCTV di lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), tempat korban diduga mengakhiri hidup, diketahui sudah tidak berfungsi sejak tahun 2023.
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan rekaman CCTV hanya menampilkan momen saat korban memasuki gedung dan kemudian saat ia terjatuh.
“Kami sudah jelaskan, ada CCTV di lobi yang merekam saat korban masuk ke dalam gedung dan saat korban terjatuh,” ucap Kompol Laksmi.
“Namun memang di lantai 4 itu ada CCTV, tapi CCTV-nya rusak. Kami sudah koordinasi oleh pihak kampus juga, kerusakan CCTV di lantai 4 itu diperkirakan sudah dari 2023,” sambungnya.
Kondisi ini membuat kepolisian kesulitan memastikan secara visual bagaimana kronologi kejadian sebelum korban jatuh dari lantai 4 gedung tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap berjalan dan sejumlah barang bukti lain tengah dianalisis.
Pihak Kampus Bantah CCTV Rusak
Rektorat Kampus Universitas Udayana Bali
- VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)
Berbeda dengan pernyataan polisi, pihak Universitas Udayana justru membantah bahwa CCTV di Gedung FISIP mengalami kerusakan. Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Dewi Pascarini, menyatakan bahwa seluruh kamera pengawas di gedung tersebut berfungsi dengan baik dan baru saja dilakukan pengecekan.
"Kalau saya cek hasil CCTV ada kok, kalau saya tidak mengatakan kepolisian salah, saya sudah cek sendiri dan itu hasilnya ada," kata Dewi Pascarini, dikutip VoxPop dari @fakta.indo Selasa, 21 Oktober 2025.
Menurut Dewi, rekaman menunjukkan Timothy berjalan di lorong lantai 4, namun setelah itu pergerakannya tidak lagi terlihat akibat posisi kamera yang tidak mencakup area tertentu. Ia menegaskan bahwa kampus telah menyerahkan seluruh hasil rekaman kepada pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
