Menlu Ungkap WNI yang Ogah Pulang dari Kamboja Ingin Cari Kerja di Tempat Lain

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Singapura (sumber foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VoxPop – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono mengatakan warga negara indonesia (WNI) yang tak ingin dipulangkan ke Indonesia setelah menjadi korban penipuan online di Kamboja dikarenakan hendak mencari pekerjaan di tempat lain.

img_title Walau Menang 3-0 atas Timnas Indonesia, Vietnam Bisa Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi

"Seperti saya katakan kemarin ya, kita berusaha untuk melindungi, memulangkannya. Tapi kan dari beberapa informasi yang saya dapat, ada juga yang tidak mau pulang. Tidak mau pulang dengan harapan untuk bisa bekerja di tempat lain," ucap Sugiono kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat, 24 Oktober 2025.

Sugiono menyerahkan hak kepada tiap WNI terkait rencana pemulangan ke RI. Namun begitu, ia memastikan pemerintah akan memfasilitasi pemulangan bagi para WNI tersebut.

img_title Vietnam Jangan Senang Dulu! Timnas Indonesia Masih Bisa Bikin Golden Star Warriors Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

"Tapi itu kita kembalikan kepada individu masing-masing. Tetapi yang pasti pemerintah hadir untuk menyelesaikan," ujar Sekjen Partai Gerindra itu.

Sebagai informasi, Sebanyak 97 warga negara Indonesia (WNI) diamankan pihak Kepolisian usai melarikan diri dari sentra penipuan daring (online scam) di Kamboja.

img_title Usai Gempa M 7,1 di Jepang, Apakah Wisatawan Masih Aman Berkunjung?

Para WNI tersebut sebelumnya dilaporkan terlibat dalam sebuah kerusuhan dan melarikan diri dari sekapan 'perusahaan' penipuan daring di kota Chrey Thum, Provinsi Kandal, Kamboja, pada 17 Oktober lalu.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan akan mengusahakan pemulangan sejumlah 97 WNI yang diamankan usai melarikan diri dari sentra penipuan daring (online scam) di Kamboja.
 
"Kami akan berupaya berkoordinasi dengan otoritas tempat untuk pendampingan hukum bagi mereka, termasuk kami mengupayakan agar mereka bisa dipulangkan ke Indonesia,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha ditemui dalam temu media di Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut Judha, dari 97 WNI yang terlibat, 86 di antaranya saat ini berada di kantor polisi Chrey Thum, sementara 11 lainnya dirawat di rumah sakit karena mengalami cedera.

Ia memastikan bahwa KBRI Phnom Penh telah meninjau kondisi 11 WNI tersebut dan ditemukan bahwa tidak ada dari mereka mengalami luka yang mengancam nyawa.

Meski mengkonfirmasi adanya laporan bahwa dalam kerusuhan yang terjadi terdengar suara tembakan, Judha memastikan pula tidak ada WNI yang meninggal.

KBRI telah melakukan kunjungan kekonsuleran dan menemui langsung 86 WNI yang berada di kantor polisi. Dari WNI tersebut, 4 di antaranya terindikasi terlibat dalam tindak kekerasan dalam kerusuhan, kata dia.

Polda Metro Jaya berhasil memulangkan 3 WNI yang jadi korban dugaan TPPO dari Libya

Terungkap! 3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya dalam Kondisi Sakit, 41 Orang Masih Tertahan

Polda Metro Jaya berhasil memulangkan sebanyak tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Libya.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut