Pramono Minta Pelaku Pelecehan Tiga Karyawan Transjakarta Ditindak Tegas!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di RS Islam Cempaka Putih
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta agar pelaku kasus dugaan pelecehan yang menimpa tiga karyawan di PT Transjakarta ditindak tegas. 

img_title 729 Pelaku Begal dan Maling Motor di Jadetabek Disikat! Ratusan Roda Dua hingga Senjata Api Disita

Dengan tindakan tegas tersebut, Pramono berharap kasus pelecehan tidak terulang lagi.

“Sebenarnya saya nggak tahu. Tapi kalau memang ada pelecehan dan orangnya tahu, saya akan minta untuk ditindak setegas-tegasnya,” kata Pramono kepada wartawan, dilansir dari ANTARA, Kamis, 13 November 2025.

img_title Jakarta Aman, Pramono Minta Pengelola Mal Bongkar Pagar Tinggi

Pramono menuturkan, citra Transjakarta saat ini sangat baik. Terlebih, beberapa waktu lalu, Transjakarta telah memberikan kesempatan kepada 15 perempuan menjadi pengemudi atau pramudi Transjakarta.

Transjakarta juga telah mempekerjakan Zidan yang merupakan seorang disabilitas. Untuk itu, Pramono meminta pelaku pelecehan harus ditindak setegas-tegasnya.

img_title Pramono Bantah Lahan 100 Hektare di Banten Buat Buang Sampah Jakarta

“Siapapun itu, kalau itu benar, saya minta ditindak setegas-tegasnya,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani juga telah menegaskan, perusahaan selama ini konsisten melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, baik melalui edukasi internal maupun kampanye eksternal.

Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya unjuk rasa sejumlah karyawan yang menyoroti dugaan kasus pelecehan di internal perusahaan.

Menurut Ayu, manajemen telah menindaklanjuti salah satu isu yang turut disinggung dalam tuntutan aksi hari ini.

Karyawan yang terlibat dalam pelanggaran etik telah dijatuhi sanksi disiplin sesuai dengan ketentuan perusahaan yang berlaku

Penegakan aturan juga dilakukan secara objektif dengan mengedepankan asas keadilan bagi semua pihak.

Namun demikian, manajemen Transjakarta tetap membuka ruang untuk evaluasi dan peninjauan ulang apabila muncul bukti baru atau terdapat pihak yang merasa belum puas dengan hasil proses sebelumnya.

Jika terdapat bukti baru dan ada ketidakpuasan terhadap putusan, manajemen sangat terbuka untuk melakukan proses ulang. "Kami juga berkomitmen selalu berada di sisi korban jika kasus ini dibawa ke ranah hukum," katanya.

Selain menegaskan komitmen terhadap perlindungan korban, Ayu juga menyampaikan bahwa perusahaan menghormati hak setiap karyawan untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Pihak manajemen BUMD DKI Jakarta bidang transportasi publik tersebut juga telah memberikan dispensasi bagi pekerja yang hari ini turun ke lapangan untuk menyuarakan aspirasi mereka di kantor pusat. 

Seorang karyawan di Perusahaan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Tangerang diduga jadi korban aksi penyekapan

Mau Resign, Pegawai Koperasi Simpan Pinjam di Tangerang Diduga Disekap dan Dianaya Bosnya

Korban menyampaikan kepada bosnya mengundurkan diri dan mengembalikan aset. Namun saat itu bosnya tidak langsung menerima, melainkan orangnya disekap dan dianiaya.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut