Viral! Ibu Geram Datangi Rumah Diduga Pelaku Perundungan Anak

Ilustrasi perundungan
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

Lampung, VoxPop – Kasus perundungan atau bullying yang terjadi di lingkungan sekolah terus mendapat perhatian serius publik. Sebelumnya kasus dugaan perundungan juga dialami oleh seorang siswi Kelas VII SMPN 19 Tangerang Selatan ramai disorot publik. 

img_title Buntut Kasus dr Adrian Rantung, Budi Gunadi Ungkap Alasan Kasus Bullying di PPDS Kerap Terjadi

Siswa tersebut meninggal dunia setelah diduga mengalami tindakan perundungana atau bullying.  Korban yang diketahui bernama Hisyam itu sempat mendapat perawatan di ICU RS Fatmawati sebelum akhirnya meninggal dunia pada pekan lalu.

Terbaru pengguna media sosial dibuat heboh usai seorang ibu mendatangi seorang siswi perempuan di Lampung yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap putrinya. Melansir akun TikTok @sera36286, pemilik akun tersebut rela melakukan perjalanan dari Jawa Barat menuju Lampung untuk mendatangi orang yang diduga melakukan perundungan terhadap anaknya.

img_title Dokter PPDS di Manado Diduga Dibully hingga Tewas, Kemenkes Setop Pendidikan Anestesi di RSUP Kandou

Dalam cuplikan video yang beredar luas, wanita tersebut tampak berbicara dengan suara tinggi dan penuh amarah. Ia menuntut penjelasan dari keluarga siswi yang diduga melakukan perundungan terhadap anaknya.

”Kamu kan nantangin ditunggu di Lampung, saya sudah di Lampung. Nggak ada di sekolahan, sekolah beda lagi,” kata sang pemilik akun.

img_title Polisi Pastikan Kematian Siswa SMP di Jatim Bukan Akibat Perundungan, Ini Motif Pelaku

”Saya mau sekolah,” kata siswi tersebut.

”Gue mau ngomong sama bapak lo, mau lo gimana. Ini guys orang yang ngebuli anak saya. Ini rekaman ada di sini semua, emosi loh saya,” kata pemilik akun tersebut dengan nada emosi.

”Yaudah ngobrolnya di sini aja, duduk gitu biar enak. Biar saya bisa ngejelasin juga,” kata siswi tersebut mengarahkan masuk ke dalam rumahnya.

Saat masuk ke dalam rumah, pemilik akun tersebut nampak tak kuasa meluapkan kemarahannya. Di saat yang bersamaan sang nenek dari siswi tersebut mencoba menenangkan dan meminta agar masalah ini bisa diselesaikan bersama pihak sekolah.

”Nggak perlu penjelasan, saya nggak terima anak saya digituin. Dia anak yatim mau kamu injek lehernya? Bukan saya? Ini rekaman, nggak bisa ya. Aku ngegedein dia dari kecil ya, aku nge gedein dia dari kecil dibully,” kata sang pemilik akun sambil menangis.

”Ini diintergogasi di sekolah ntar. Jadi kita damaikan gimana?” kata sang nenek.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut