Lokasi Hilangnya Tumbler Penumpang KRL yang Viral

Viral tumbler tuku yang hilang
Sumber :
  • Kolase

Jakarta, VoxPop – Kasus hilangnya tumbler bermerek “Tuku” milik seorang penumpang KRL kembali menjadi pusat perhatian publik dan memunculkan berbagai perdebatan terkait prosedur penanganan barang tertinggal di layanan Commuter Line. 

img_title Tak Perlu Scan QR Lagi, Bayar MRT hingga KRL Kini Cukup Tempel HP Android

Insiden ini bukan hanya menyangkut kehilangan barang pribadi, tetapi juga menyeret nama seorang petugas yang disebut-sebut sempat terancam diberhentikan, sehingga menambah sorotan tajam masyarakat terhadap pengelolaan layanan transportasi publik tersebut. Scroll lebih lanjut yuk!

Peristiwa bermula ketika seorang penumpang wanita bernama Anita Dewi, atau “Anita” sebagaimana disebut dalam sejumlah laporan, pulang bekerja dengan menggunakan KRL rute Tanah Abang – Rangkasbitung. 

img_title Viral Pria Nekat Gelantungan di Gerbong KRL Jurusan Tanjung Priok, KAI Commuter Langsung Blacklist!

Ia menaiki kereta sekitar pukul 19.00 WIB dan turun di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB. Setibanya di peron, Anita baru menyadari bahwa cooler bag yang ia bawa tertinggal di bagasi kereta. Di dalam tas tersebut tersimpan sebuah tumbler Tuku berwarna biru yang merupakan miliknya.

Dalam unggahan yang menyebar luas di media sosial, Anita menjelaskan kronologi tersebut secara rinci. 

img_title Suara Game Mobile Legend Terdengar dari Speaker Stasiun KRL, Netizen Soroti Petugas Sedang Push Rank

"Hari Senin pulang kerja aku naik commuter line Stasiun Tanah Abang - Rangkas Bitung sekitar pukul 19.00. aku turun di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40. setelah turun aku baru sadar cooler bagku tertinggal di bagasi commuter line. Aku langsung lapor petugas (seragam security)," jelas Anita dalam thread yang viral, dikutip Kamis, 27 November 2025.

Petugas keamanan di stasiun segera menindaklanjuti laporan itu dan melakukan pelacakan. Cooler bag tersebut ditemukan berada di gerbong wanita. 

Untuk memastikan kondisi barang, petugas mengambil foto tas beserta isinya sebagai bukti bahwa cooler bag dan tumbler masih berada dalam keadaan lengkap. Namun sesuai prosedur, Anita diminta mengambil barang tersebut di stasiun tujuan akhir kereta, yaitu Stasiun Rangkasbitung.

Keesokan harinya, Anita bersama suaminya datang ke Stasiun Rangkasbitung untuk mengambil barang. Namun saat cooler bag diperiksa, tumbler Tuku yang sebelumnya terlihat dalam foto sudah tidak berada di tempatnya. Merasa dirugikan, Anita menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial. 

Ia menuliskan: “TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline,” yang menunjukkan bahwa ia menilai kehilangan tersebut terjadi akibat kelalaian petugas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut