Reka Ulang Adegan Kasus Alvaro Buka Fakta Sadis Ayah Tiri Sebelum Bunuh Diri
- Dok. Polda Metro Jaya
Jakarta, VoxPop – Prarekonstruksi (reka ulang adegan) kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) kembali membuka secara gamblang bagaimana ayah tirinya, Alex Iskandar, menghabisi nyawa bocah tersebut dengan cara keji.
Polda Metro Jaya menggelar prarekonstruksi untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum hingga setelah Alvaro dibunuh. Prarekonstruksi digelar sebelum nyawa pelaku melayang karena bunuh diri.
"Pelaksanaan prarekonstruksi ini dilaksanakan untuk mengetahui dan membuat terang suatu peristiwa," tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Kamis, 27 November 2025.
Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (kiri)
- Dok. Polda Metro Jaya
Prarekonstruksi digelar pada Jumat, 21 November 2025, usai penyidik meminta keterangan Alex. Dalam video yang diterima, rumah pelaku menjadi lokasi adegan pembunuhan yang diperagakan kembali.
Diawal adegan, pelaku terlihat mengambil handuk berwarna coklat. Handuk itu kemudian digunakan untuk membekap Alvaro yang saat itu dalam posisi telentang di lantai. Setelah beberapa saat dan memastikan bocah itu tidak lagi bergerak, Alex menyeret tubuh Alvaro ke garasi dan meletakkannya di belakang mobil.
Beberapa hari kemudian, Alex kembali memindahkan jenazah. Dalam adegan prarekonstruksi, tampak jenazah Alvaro diletakkan di bangku tengah mobil sebelum akhirnya dibawa pergi untuk dibuang.
Untuk diketahui, polisi mengungkap kalau bocah hilang berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hal itu dibenarkan Kapolsek Pesanggrahan, Ajun Komisaris Polisi Seala Syah Alam. Alvaro sebelumnya diketahui hilang di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, selama 8 bulan lamanya.
"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Seala kepada wartawan, Minggu, 23 November 2025.
Polres Metro Jakarta Selatan pun telah menangkap satu pelaku terkait kematian Alvaro Kiano Nugroho (6). Tersangkanya itu tak lain adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar.
Ayah tiri Alvaro ini telah ditetapkan jadi tersangka, tapi pelaku ini tewas bunuh diri. Alex disebut meninggal bunuh diri di dalam ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu dini hari, 23 November 2025.
“Yang bersangkutan diduga bunuh diri di dalam ruang konseling. Bukan di sel tahanan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Senin, 24 November 2025.
