BNN Ungkap Pergerakan Dewi Astutik: Sempat ke Thailand dan Hong Kong Usai Visa Kamboja Habis

Petugas BNN saat menggiring Dewi Astutik buron kasus penyelundupan narkoba
Sumber :
  • ANTARA/HO-BNN RI

Jakarta, VoxPop – Jejak pelarian buronan interpol Paryatin alias Dewi Astutik, kembali diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN). Selama berada di Kamboja, Dewi ternyata sempat keluar masuk dua negara lain, yakni Thailand dan Hong Kong, lantaran masa tinggalnya di Kamboja sudah habis dan harus diperbarui.

img_title Media Vietnam Ungkap Empat Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya, Disebut Saingi Bintang Vietnam

"Selama di Kamboja, dan keluar dari Kamboja termonitor dua kali ke Thailand dan Hong Kong karena visanya habis dan harus keluar dulu dari Kamboja," kata Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kamis, 4 Desember 2025.

Dewi diketahui masuk ke Kamboja pada Februari 2023. Meski begitu, mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat ini tidak merinci kapan Dewi tercatat melintas ke dua negara tersebut.

img_title Media Vietnam Bongkar Alasan Tetap Waspadai Timnas Indonesia meski Menang 7-0 atas Timor Leste

Menurut Suyudi, Dewi memilih terus bergerak di luar negeri untuk menghindari kejaran aparat. Namanya sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) dan resmi tercatat dalam red notice Interpol sejak 3 Oktober 2024.

"Kalau ke Indonesia, yang bersangkutan tidak berani masuk, karena sudah menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang)," ujarnya.

img_title Bung Ropan Minta Jangan Larut dalam Euforia, Timor Leste Disebut Bisa Kejutkan Timnas Indonesia

Sebelumnya diberitakan, BNN RI tengah memeriksa seorang pria pendamping Dewi Astutik pelaku penyelundupan dua ton narkotika jenis sabu yang ditangkap di Kamboja.

"Saudara DA kita amankan tanpa perlawanan dan cukup komperatif dan laki-laki yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pendalaman," ungkap Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Tangerang, Selasa.

Dalam hal ini, Suyudi tidak mengungkap identitas pria yang turut diamankan dalam operasi penangkapan buronan internasional di wilayah Sihanoukville bagian barat negara Kamboja tersebut.

Untuk diketahui, BNN berhasil menangkap buronan Interpol Dewi Astutik alias PA di Kamboja pada Senin, 1 Desember 2025.

Penangkapan ini menandai berakhirnya perburuan panjang terhadap perempuan asal Indonesia yang sudah menjadi buronan internasional, termasuk buron Interpol dan Korea Selatan. Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui serangkaian langkah taktis yang sudah disusun sejak jauh-jauh hari.

"BNN menerima informasi intelijen mengenai keberadaan target di wilayah Phnom Penh, Kamboja," kata Komjen Suyudi, dikutip Rabu, 3 Desember 2025.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut