Profil Ustaz Evie Effendi yang Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT Anak, Dikenal Sebagai Pendakwah Gaul

Ustaz Evie Effendie
Sumber :
  • IG Evie Effendie

VoxPop – Penetapan Ustaz Evie Effendi sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)  terhadap anaknya yang berusia 19 tahun membuat namanya kembali ramai dibicarakan publik. Bukan hanya karena status hukumnya, tetapi juga karena rekam jejaknya sebagai pendakwah populer Bandung yang dikenal dekat dengan anak muda dan memiliki gaya ceramah yang unik. Kasus yang dilaporkan sejak Juli 2025 itu kini memasuki babak baru setelah Polrestabes Bandung menaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

img_title Ustaz Evie Effendi Ditetapkan Tersangka

Meski sudah lama malang melintang dalam dunia dakwah, sorotan kali ini tentu berbeda dari biasanya. Evie Effendi, yang selama ini hadir sebagai sosok motivator spiritual dengan pendekatan santai, harus menjalani proses hukum bersama tiga orang kerabat lainnya, ibu sambung korban, tante korban, dan om korban.

Ustaz Kondang asal Bandung Evie Effendi

Photo :
  • Cepi Kurnia/tvOne/Bandung
img_title Diperiksa Polisi Kasus Kekerasan Anak, Ustaz Evie Effendi: Kami Memutuskan untuk Berdamai

Keempatnya dijerat dengan Undang-Undang Penghapusan KDRT. Menurut konfirmasi Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton, pemeriksaan lanjutan dijadwalkan pada 9–10 Desember 2025. Hingga kini, pihak Evie belum memberikan pernyataan resmi terkait penetapan tersangka tersebut.

Di luar persoalan hukum, Ustaz Evie Effendi dikenal sebagai sosok pendakwah yang membangun kedekatan dengan jamaah muda. Lahir di Bandung pada 19 Januari 1976, ia tumbuh dengan gaya dakwah yang anti-mainstream, lebih santai, penuh humor, menggunakan bahasa Sunda gaul, serta sering membawakan pantun. Tidak heran jika julukan “Ustaz Gaul” melekat kuat pada dirinya. 

img_title Ustaz Evie Effendi Diduga Lakukan KDRT, Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Sebelum dikenal luas, perjalanan hidup Evie dipenuhi kisah jatuh bangun. Ia pernah bekerja selama belasan tahun sebagai teknisi R&D di pabrik denim dan meracik ratusan warna untuk produk jeans ternama. Pengalaman hidup keras juga pernah ia jalani, termasuk terjerumus dalam pergaulan geng motor dan penggunaan narkoba. Bahkan, ia sempat menjalani hukuman tiga bulan di Rutan Kebon Waru karena penganiayaan. Kisah inilah yang kemudian menjadi titik balik dan mengantarkannya ke jalan dakwah.

Evie memulai dakwah dari jalanan, menyasar pemuda hingga para pelaku kejahatan yang ingin hijrah. Dari sinilah muncul Gerakan Pemuda Hijrah, komunitas yang berkembang pesat di Bandung dan menarik banyak pengikut muda. Popularitasnya kemudian meluas lewat radio, televisi, hingga media sosial.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut