Sosok Febrio yang Namanya Muncul di Surat Kematian Sutrimo Akhirnya Dijelaskan Kejagung

TKP kematian Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, VoxPop – Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya memberikan penjelasan mengenai sosok Febrio yang belakangan menjadi perhatian publik setelah namanya muncul dalam surat keterangan kematian Sutrimo, pria yang disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) di kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

img_title Febrie Adriansyah Dicecar Lebih dari 20 Pertanyaan dalam Kasus TPPU

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menegaskan, Febrio bukanlah seorang jaksa. Menurut dia, Febrio merupakan pegawai di lingkungan Kejaksaan Agung yang saat ini menjalankan tugas sebagai staf administrasi.

“Yang namanya saudara Febrio yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa. Pegawai Kejaksaan,” kata Anang, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.

img_title Febrie Adriansyah Akan Bawa Saksi dan Ahli untuk Bela Diri di Kasus TPPU

Nama Febrio sebelumnya menjadi sorotan setelah tercantum sebagai pengantar jenazah dalam surat keterangan kematian yang diterbitkan RS Muhammadiyah Taman Puring. Dalam dokumen tersebut, hubungan Febrio Adiono dengan almarhum ditulis sebagai "kerabat".

Di tengah beredarnya informasi yang menyebut Febrio merupakan ajudan atau aide-de-camp (ADC) Febrie Adriansyah, Anang membantah penyebutan tersebut. Ia menegaskan posisi Febrio hanya sebagai staf.

img_title Pakar Minta Kasus Eks Jampidsus Dikawal Ketat, Ini Alasannya

“Stafnya ya,” ujarnya.

Anang juga memastikan Febrio hingga kini masih tercatat sebagai pegawai aktif di Korps Adhyaksa.

“Masih,” katanya saat ditanya apakah Febrio masih berstatus pegawai Kejaksaan.

Lebih lanjut, Anang mengatakan Febrio kini tidak lagi bertugas sebagai ADC dan telah menjalankan pekerjaan sebagai staf administrasi.

“Ya stafnya, staf biasa,” ujarnya.

Saat ditanya apakah Febrio saat ini mendampingi pejabat tertentu di lingkungan Kejagung, Anang kembali membantah.

“Enggak. Dia administrasi biasa,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Anang juga mengaku tidak mengenal sosok Sutrimo yang disebut-sebut sebagai Karumga Febrie Adriansyah. Karena itu, ia memilih tidak memberikan komentar mengenai informasi yang berkembang.

“Saya pertama, saya tidak mengenal terhadap yang istilahnya Karumga. Saya tidak kenal sama sekali dan bukan warga Kejaksaan. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu,” katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menyelidiki kematian seorang pria bernama Sutrimo yang belakangan dikaitkan dalam pesan berantai sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) milik tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut