Viral Pegawai Roti O Tolak Pembayaran Tunai Lansia, Manajemen Minta Maaf Singgung Alasan Non Tunai

Roti O
Sumber :
  • Instagram Roti O

VoxPop – Sebuah video viral di media sosial seorang pria memarahi seorang pegawai toko Roti O. Insiden ini bermula saat seorang pegawai perempuan di toko tersebut menolak pembayaran uang tunai (cash) dari seorang nenek.

img_title Tingkatkan Akses Keuangan, Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Melihat penolakan yang dilakukan oleh pegawai Roti O itu, membuat pria bertopi hitam itu meradang. Seperti diketahui sistem pembayaran di toko Roti O itu hanya menerima pembayaran non tunai, salah satunya melalui sistem QRIS.

Dia menilai aturan wajib cashless merugikan konsumen terutama bagi mereka yang tidak terbiasa menggunakan QRIS seperti warga lansia. Saking kesalnya dengan penolakan oleh karyawan Roti O yang berada di Halte TransJakarta Monas, pria tersebut meminta untuk ditemui dengan atasan pegawai itu.  

img_title 3 HP Murah untuk Pedagang Online: Andal untuk WhatsApp, QRIS, dan Marketplace

”Kalian nggak mau kasih sama dia maksudnya apa hah? Iya itu tadi aku bilang uang cash itu harus kalian terima masa harus QRIS. Nenek-nenek itu kan nggak ada QRIS nya gimana? Telfon dulu bos kalian, kurang ajar kalian,” kata pria tersebut dikutip dari potongan video yang viral di media sosial.

Melihat insiden tersebut seorang petugas di halte lokasi kejadian kemudian menghampiri pria tersebut. Keduanya juga sempat terlihat beradu argumen atas insiden yang terjadi. Pria itu menilai bahwa uang tunai masih sah sebagai alat pembayaran di Indonesia.

img_title Pembayaran Digital Berkembang Pesat, Ancaman Penipuan Online Ikut Mengintai

”Ini masa nenek-nenek itu beli apa dia nggak ada QRIS mesti QRIS. Nggak bisa, saya bilang ini uang Indonesia bukan?,” kata pria tersebut.

Pria yang diketahui bernama Zebua itu kemudian menyampaikan somasi melalui akun TikToknya terkait insiden tersebut. 

Menyusul dengan viralnya video tersebut, pihak Roti O akhirnya angkat bicara. Melalui akun Instagram resminya, pihak perusahaan meminta maaf.

”Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” demikian statment awal pihak Roti O dikutip dari akun Instagram resmi mereka dikutip Senin 22 Desember 2025.

Lebih lanjut dijelaskan oleh pihak Roti O bahwa penggunaan aplikasi dan transaksi nontunai di outlet bertujuan memudahkan pelanggan, serta memberikan promo maupun diskon harga. Manajemen mengaku sudah melakukan evaluasi internal soal kasus pembayaran tunai tersebut demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut