Kabareskrim Polri: 590 Ton Narkoba Senilai Rp41 Triliun Disita Sepanjang 2025

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Syahardiantono
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Divisi Humas Polri

Jakarta, VoxPop – Bareskrim Polri telah mengungkap kasus tindak pidana narkoba sepanjang tahun 2025. Ada 64.046 tersangka yang ditangkap selama 2025 terkait kasus narkoba.

img_title Media Malaysia Gempar, Sorot Aksi Nekat Pilot Asal Negaranya Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke Indonesia

Hal itu diungkap Kabareskrim Polri, Komjen Pol Syahardiantono dalam acara Rilis Akhir Tahun (RAT) Mabes Polri 2025 di Gedung Rupatama, Bareskrim Polri, Selasa, 30 Desember 2025.

"Selama tahun 2025, telah bisa menangkap 64.046 tersangka," ucap Syahar dalam paparannya. 

img_title Polri Tangkap Kurir Ekstasi Jaringan Malaysia, Bawa 9.162 Butir Diupah Hanya Rp700 Ribu

Dari 64 ribu tersangka, kata Syahar, turut diamankan barang bukti narkoba dengan total berat 590 ton senilai Rp41 triliun.

"Barang bukti total selama tahun 2025 ada 590 ton dengan nilai berkisar Rp41 triliun," tutur dia.

img_title Kemenhut Limpahkan Tersangka Pembalakan Liar di Solok, 152 Batang Kayu dan 3 Alat Berat Disita

Selain itu, Syahar juga mengungkap upaya restorative justice (RJ) tindak pidana narkoba mengalami peningkatan pesat yaitu mencapai 13.880 kasus.

Sementara itu, mengenai tindak pidana penyelundupan, Polri kata dia berhasil menangani 200 kasus dengan 247 tersangka dengan nilai barang Rp30 miliar.

"Tindak pidana korupsi, Kortas Tipikor Polri beserta jajaran telah berhasil menyelesaikan 410 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 946 orang dan berhasil menyelamatkan aset negara senilai Rp2,3 triliun," pungkas Syahar.

AstamaOps Komjen Pol Fadil Imran

Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Polri meminta masyarakat tak mencemaskan isu-isu liar soal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan demo yang akan terjadi pada bulan Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut