Heboh! Siswa SMK di Jambi Keroyok Guru

Plt Kadis Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar
Sumber :
  • ANTARA/Agus Suprayitno

Jambi, VoxPop – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi akan mendalami perseteruan antara oknum guru mata pelajaran bahasa Inggris dengan sejumlah siswa di SMK 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang menyebar cepat (viral) di berbagai lini masa media sosial.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

"Kami akan mendalami kejadian ini, dan secepatnya tim bidang guru dan tenaga pendidikan (GTK) bersama bidang SMK Disdik akan turun ke SMKN 3 Tanjab Timur tersebut," kata pelaksana tugas Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar di Jambi, Rabu.

Ia menyayangkan kejadian itu, pihaknya mengharapkan sekolah sebagai tempat menimba ilmu, membagi hal-hal yang bermanfaat. Bukan sebaliknya, menjadi lokasi perdebatan yang mengakibatkan baku hantam.

img_title Kronologi Kasus Oknum Guru Diduga Serahkan Murid ke Suaminya untuk Dicabuli

Pihaknya menghimbau agar seluruh warga sekolah dapat berlaku bijak, dan menjamin pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

Terhadap oknum-oknum tersebut, kata Umar akan dilakukan pembinaan, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

img_title Viral, Oknum Guru Diduga Serahkan Murid Laki-laki ke Suami untuk Dicabuli

"Kami akan berkoordinasi dengan BKD Provinsi Jambi terkait penanganan hasil dari pembinaan tersebut, " jelasnya.

Kapolsek Berbak, Ipti Hans Simangunsong saat dihubungi, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan pihaknya akan melakukan mediasi antara pihak sekolah, guru yang bersangkutan, para orang tua murid dan forum komunitas pimpin kecamatan.

"Ya benar, kita akan mediasi hari ini terkait persoalan ini bersama pihak sekolah, guru, dan pihak terkait lainnya. Mudah-mudahan ada titik terang," ungkap Kapolsek.

Camat Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Nopi Ariansyah menyampaikan hal yang sama, pihak nya bersama kepolisian, Babinsa dan pihak komite, hari ini, Rabu 14 Januari langsung melakukan proses mediasi melibatkan orang tua siswa.

"Sekarang kita sedang upayakan mediasi, melibatkan Babinsa, Polsek Berbak dan pihak komite di sekolah itu," kata Camat Berbak Kabupaten TanjabTimur, Nopi Ariansyah di TanjabTimur.

Menurut dia, peristiwa yang menggemparkan media sosial itu di duga akibat kesalahpahaman saat guru tersebut memberikan arahan kepada siswa.

Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan beredar sebuah video yang memperlihatkan kericuhan antara seorang guru dan sejumlah siswa yang diduga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Kabupaten Tanjabtim, Kecamatan Berbak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut