Korban Tewas Longsor Cisarua Bertambah Jadi 8 Orang, Bandung Barat Berstatus Darurat Bencana
- Ist
Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail mengatakan sebanyak 23 korban selaman telah direlokasi sementara ke kantor desa setempat, guna mengantisipasi potensi longsor susulan akibat cuaca ekstrem.
Relokasi dilakukan sebagai langkah cepat penanganan darurat untuk menjamin keselamatan warga, sambil menunggu perkembangan situasi di lokasi bencana.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta relawan, untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pemantauan kondisi tanah dan cuaca di sekitar lokasi longsor.
Wabup menambahkan hingga saat ini kondisi pengungsian masih memungkinkan untuk menampung warga terdampak dan kebutuhan dasar mulai dipenuhi secara bertahap. "Barusan saya lihat, Alhamdulillah, masih dalam kondisi tertampung dan masih memungkinkan untuk tetap berada di desa," ucapnya.
Wabup Asep menyebut longsor yang terjadi menimbun hampir seluruh rumah warga di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring tingginya curah hujan. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi berbahaya lainnya.
.
