Ketum PBNU: Board of Peace Satu-satunya Wadah Perjuangkan Rakyat Palestina

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf
Sumber :
  • ANTARA/HO-PBNU

Jakarta, VoxPop – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai inisiatif Indonesia masuk dalam forum Board of Peace merupakan langkah krusial dalam memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina.

img_title Massive Attack Ungkap Kronologi Usai Ditahan di Singapura karena Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser

“Keberadaan Indonesia tidak boleh tinggal diam, tidak boleh tidak ikut serta, di dalam inisiatif itu tentu saja untuk kepentingan membantu bangsa Palestina,” ujar Gus Yahya di Jakarta, Sabtu.

Gus Yahya mengatakan, meskipun terdapat perbedaan pandangan dari sejumlah elemen terkait inisiatif internasional itu, tetapi baginya, saat ini belum tersedia alternatif platform lain yang dapat digunakan untuk mengonsolidasikan upaya perdamaian Palestina secara global.

img_title Harapan Tokoh Muda NU Terhadap Hasil Muktamar

“Sebagian orang mungkin tidak setuju dengan Board of Peace itu mengenai sejumlah elemen-elemen atau dimensinya, tetapi persoalannya adalah bahwa saat ini belum ada alternatif platform membangun satu upaya internasional dengan konsolidasi internasional untuk perdamaian Palestina,” katanya.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (tengah)

Photo :
  • ANTARA/Asep Firmansyah
img_title Band Inggris Ini Dicekal Masuk Lagi ke Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina

Ia menyebutkan bahwa inisiatif tersebut sejauh ini menjadi satu-satunya wadah yang muncul untuk menggalang dukungan internasional, sementara opsi lain belum tersedia. Oleh karena itu, Indonesia tidak boleh diam dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Menurut dia, keterlibatan Indonesia dalam upaya tersebut semata-mata ditujukan untuk kepentingan kemanusiaan dan dukungan terhadap bangsa Palestina.

“Keikutsertaan Indonesia tentu saja untuk membantu bangsa Palestina, bukan untuk kepentingan yang lain,” ujarnya.

Pandangan berbeda datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI meminta Pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam Board of Peace, termasuk opsi untuk menarik diri dari forum tersebut.

Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menilai bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace keputusan yang aneh dan jelas tidak berpihak kepada Palestina. Ia meminta secara tegas kepada Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia menarik diri dari keanggotaan Board of Peace.

"Indonesia bergabung dengan Board of Peace itu jelas tidak berpihak kepada Palestina," kata Cholil Nafis.

Senada dengan Cholil Nafis, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnto Abdul Hakim menilai Board of Peace merupakan bentuk nyata dari bentuk neokolonialisme.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut