Fakta Mengejutkan! Bripda DP Awalnya Disebut Tewas karena Bentur-Benturkan Kepala Sendiri

Peti jenazah Bripda DP
Sumber :
  • ANTARA/Darwin Fatir

Makassar, VoxPop - Bripda DP meninggal buntut penganiayaan yang dilakukan seniornya yang kini jadi tersangka, yaitu Bripda P. Namun, sebelum akhirnya fakta ini terkuak, laporan awal yang diterima Polda Sulawesi Selatan adalah Bripda DP tewas karena membentur-benturkan kepalanya.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

"Dimana laporan awal yang kami terima, yang bersangkutan meninggal karena membentur-benturkan kepala. Itu pertama kita mendengar laporan," kata Kapolda Sulsel, Inspektur Jenderal Polisi Djuhandhani Rahardjo Puro, dikutip, Selasa, 24 Februari 2026.

Namun demikian, mantan Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri ini tidak langsung begitu saja percaya akan hal tersebut. Guna memastikan penyebab kematian korban, mereka melakukan Scientific Crime Investigation. Dan hasilnya pun terkuak.

img_title Soroti Kasus Penganiayaan Anak di Cipongkor, Rajiv Tekankan Pentingnya Pemulihan Psikologis

"Namun, kita tidak percaya begitu saja, kami langsung mengecek kebenaran tersebut secara scientific. Kami buktikan, apa yang disampaikan oleh anggota yang menyampaikan dia membentur-benturkan kepala itu tidak benar," katanya.

Lantas, pihaknya kemudian melakukan upaya pemeriksaan oleh Biddokkes dan menemukan beberapa lebam di tubuh korban. Dimana, lanjutnya, lebam itu diyakini akibat penganiayaan.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

"Dan dengan kerja keras kami dari Propam, kemudian Direktorat Reserse Kriminal Umum, kami bisa membuktikan bahwa telah terjadi penganiayaan terhadap korban," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, satu orang ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan Bripda DP hingga meninggal.

"Saat ini kami sudah mengamankan satu orang tersangka sesuai dengan pengakuan yang dilakukan. Namun, kita tidak percaya begitu saja, karena kami masih melihat keterlibatan lainnya," kata Kapolda Sulsel, Inspektur Jenderal Polisi Djuhandhani Rahardjo Puro, Senin, 23 Februari 2026.

Untuk diketahui, seorang anggota Polri muda berpangkat Bripda dengan inisial DP dilaporkan tewas di dalam Asrama Polisi (Aspol), Kompleks Kantor Polda Sulawesi Selatan, Makassar. DP tewas diduga karena dianiaya oleh seniornya. 

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi mengatakan pihaknya telah memeriksa enam orang saksi, termasuk senior DP.

"Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan, yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti (diperiksa)," ujar dia kepada wartawan, dikutip, Minggu, 22 Februari 2026.

Seorang karyawan di Perusahaan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Tangerang diduga jadi korban aksi penyekapan

Mau Resign, Pegawai Koperasi Simpan Pinjam di Tangerang Diduga Disekap dan Dianaya Bosnya

Korban menyampaikan kepada bosnya mengundurkan diri dan mengembalikan aset. Namun saat itu bosnya tidak langsung menerima, melainkan orangnya disekap dan dianiaya.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut