Jemaah Umrah Ngotot Berangkat di Tengah Konflik, Direktur Travel Blora: Kalau Batal, Refund Hanya Tiket

Direktur Biro Umrah Musahefiz, Siswanto
Sumber :
  • Agung/Blora

Blora, VoxPop – Di tengah imbauan pemerintah untuk menunda keberangkatan umrah akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, sebuah biro perjalanan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tetap memberangkatkan rombongan jemaah sesuai jadwal.

img_title Ibadah Pakai Uang Haram, Eks Kapolres Bima Umrahkan Keluarga dari Duit Setoran Sabu

Direktur Musahafis, Siswanto, memastikan pihaknya tetap mengirim 33 calon jemaah umrah pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ia mengakui adanya imbauan penundaan dari otoritas terkait menyusul meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Namun, menurutnya, ketentuan teknis dari imbauan tersebut belum dijabarkan secara rinci.

img_title Eks Kapolres Bima Berangkatkan Umrah Keluarganya Pakai Uang Setoran Jual Sabu

"Jemaah tetap ingin berangkat. Dari total rombongan, 33 orang sudah siap sesuai jadwal, sementara 3 orang mengonfirmasi batal berangkat umroh,” ujar Siswanto.

Ganti Maskapai karena Pertimbangan Keamanan

img_title Kemenhaj Sebut Potensi Ekonomi Haji dan Umrah Capai Rp80 Triliun per Tahun

Rudal Kheibar Shekan Iran

Photo :
  • India Today

Keputusan tetap berangkat bukan tanpa hambatan. Siswanto menjelaskan bahwa pihaknya harus mengganti maskapai penerbangan setelah maskapai sebelumnya membatalkan penerbangan dengan alasan risiko keamanan di jalur udara kawasan Timur Tengah.

Perubahan mendadak tersebut berdampak pada penyesuaian biaya perjalanan. Meski demikian, para jemaah disebut tetap bersedia menanggung tambahan biaya demi tetap bisa beribadah ke Tanah Suci.

"Selama Pemerintah Arab Saudi memberikan jaminan keamanan, saya akan tetap memberangkatkan jemaah saya ke Tanah Suci,” tegasnya.

Pertimbangan Finansial Jadi Faktor

Selain dorongan kuat dari para jemaah, faktor finansial juga menjadi pertimbangan biro perjalanan. Siswanto mengungkapkan bahwa apabila keberangkatan dibatalkan sepihak, dana yang dapat dikembalikan hanya dari komponen tiket pesawat.

Sementara itu, biaya lain seperti akomodasi dan layanan pendukung berpotensi tidak dapat direfund sehingga menimbulkan kerugian cukup besar.

Pihak biro mengklaim terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan sesuai prosedur. Meski demikian, situasi keamanan di kawasan transit maupun tujuan tetap menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Keputusan ini mencerminkan dilema antara aspek keselamatan, kepastian regulasi, dan komitmen pelayanan kepada jemaah di tengah dinamika geopolitik yang belum sepenuhnya stabil. (Laporan Agung, tvOne, Blora)
 

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah (tengah)

Isu Febrie Adriansyah Umrah Dibantah Kejagung: Gimana Mau Umrah, Sudah Dicekal!

Kejagung memastikan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah masih berada di Indonesia meski telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.

img_title
VoxPop.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut