Konflik di Timur Tengah, Pemerintah Imbau Masyarakat Tunda Berangkat Umrah

Ilustrasi umrah
Sumber :
  • Arabnews.com

Jakarta, VoxPop – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk sementara menunda keberangkatan ibadah umrah menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

img_title Bahlil Pastikan Stok BBM dan Energi Terjaga Meski Konflik Timur Tengah Masih Memanas

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak, seusai menghadiri Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan Tahun 1448 Hijriyah/2026 Masehi di Istana Negara, Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.

"Memang sementara ini, kita terkait dengan keberangkatan umrah, masih dalam peraturan mengimbau untuk menunda keberangkatan, karena eskalasi dari konflik. Kita tidak tahu perkembangannya seperti apa," ujarnya.

img_title Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

Menurut Danhil, imbauan itu sebagai langkah mitigasi guna memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Danhil menyampaikan bahwa imbauan penundaan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.

img_title Jusuf Kalla Desak Negara Islam Utamakan Dialog untuk Redam Konflik Timur Tengah

Menurutnya, dinamika konflik yang terjadi saat ini masih sangat fluktuatif sehingga perlu langkah mitigasi.

“Orientasi negara tentu adalah keselamatan warga negara karena kita tidak tahu eskalasi konflik di Timur Tengah akan berkembang seperti apa,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah terus mendampingi jemaah umrah Indonesia yang saat ini berada di Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah bersama Kemenlu serta penyelenggara perjalanan ibadah umroh diminta memastikan para jamaah mendapatkan pendampingan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman.

Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 43 ribu jemaah umrah Indonesia yang sedang melaksanakan ibadah di Arab Saudi.

Pemerintah menegaskan akan terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan pihak terkait untuk memastikan proses kepulangan jemaah berjalan lancar.

Pemerintah juga mencatat adanya penurunan jumlah jemaah yang berangkat umrah setelah muncul imbauan penundaan tersebut.

Penurunan ini dinilai Danhil sebagai bentuk kehati-hatian masyarakat dalam mempertimbangkan faktor keselamatan di tengah perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah. (Ant)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya: Eskalasi Konflik Timur Tengah Dorong Imbal Hasil SBN ke 7,14 Persen

Purbaya mengatakan, eskalasi konflik Timur Tengah dorong kenaikan imbal hasil SBN 31 bps secara quarter-to-quarter (qtq) jadi 7,14 persen di akhir kuartal II-2026.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut