DPR Nilai Sektor Strategis Masih Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Tekanan Global
- Dok. Istimewa
Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail, menyatakan perusahaan tetap mencatatkan kinerja positif meski harga batu bara mengalami penurunan. Pendapatan tahunan tercatat Rp31,33 triliun, didukung peningkatan volume penjualan, meskipun harga jual rata-rata turun sekitar 6 persen akibat melemahnya harga global.
Dari sektor aluminium, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium, Melati Sarnita, melaporkan laba bersih 2025 mencapai 142,8 juta dolar AS atau naik 15 persen. Peningkatan ini didorong oleh efisiensi biaya dan kenaikan produksi, termasuk output aluminium yang mencapai 280 ribu ton.
Adapun Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Wibowo, menyebut kinerja operasional perusahaan tetap solid dengan produksi bijih timah 18.635 ton dan logam timah 17.815 metrik ton. Ia menilai capaian ini mencerminkan ketahanan perusahaan di tengah dinamika industri global.
