Dua Pelaku Tawuran Maut di Maluku Tenggara Dicokok! Korban Tewas Dibacok Parang

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi
Sumber :
  • Antara Foto

Ambon, VoxPop - Sebanyak dua orang berinisial EN dan OH dicokok terkait tawuran menewaskan satu orang di Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil.

img_title Kronologi Pilot Malaysia Kepergok Bawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta, Upahnya Bikin Geleng Kepala

"Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku. Saat ini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum lebih lanjut," tutur Kapolres Maluku Tenggara, Ajun Komisaris Besar Polisi Rian Suhendi, Kamis, 2 April 2026.

Keduanya dicokok pada 30 Maret 2026, usai melalui penyelidikan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal. Adapun kejadian berdarah itu berawal dari bentrokan pada Jumat, 27 Maret 2026, yang sempat mereda setelah aparat kepolisian turun ke lokasi. 

img_title Kejagung Mutasi Besar-besaran! Sebanyak 90 Kajari Diganti, Kejari Jakarta Barat Punya Pimpinan Baru

Namun, situasi kembali memanas pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 04.00 WIT. Dalam kondisi tersebut, kedua tersangka diduga menyerang korban berinisial FAR menggunakan senjata tajam jenis parang.

Korban ditemukan warga dalam kondisi luka parah dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Karel Satsuitubun Langgur.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

Kapolres menegaskan kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kedua tersangka dijerat pasal terkait tindak pidana terhadap nyawa dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dirinya pun mengimbau masyarakat menahan diri, tidak terprovokasi, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Maluku Tenggara.

"Kami juga terus melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan pihak terkait agar situasi tetap kondusif dan tidak terjadi aksi balasan," kata dia.

Ia menambahkan kepolisian akan meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah rawan konflik.

"Kami minta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat dan tidak mengambil tindakan sendiri yang justru dapat memperkeruh keadaan," ujarnya lagi. (Ant)

Momen penggerebekan rumah dinas diduga pejabat kalapas

Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

Ditjenpas memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan penggerebekan di rumah dinas Kalapas Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut