Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia-Riau, Sabu dan Ekstasi Senilai Rp72 Miliar Disita

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop  - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar kasus peredaran narkoba jaringan Malaysia - Riau dengan nilai barang bukti mencapai Rp72 miliar di Pekanbaru.

img_title Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso mengatakan, barang bukti yang disita berupa sabu merek Guanyinwang seberat 29.980 gram dan ekstasi sebanyak 19.730 butir.

“Nilai sabu diperkirakan Rp53,9 miliar, sedangkan ekstasi sekitar Rp19,7 miliar,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.

img_title Alasan Thailand Belum Pasti Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Sukses Gilas Filipina 1-0

Eko mengungkapkan bahwa dalam kasus ini, polisi menangkap tiga orang tersangka, yakni Wahyu dan Juliadi sebagai kurir, serta Harry Febrizal yang berperan sebagai koordinator, serta mentapkan satu tersangaka lainnya sebagai daftar pencarian orang (DPO).

"Sementara, satu orang lainnya, Handoko alias Kodok, masuk dalam daftar pencarian orang," katanya.

img_title Timnas Indonesia Kena 'Roasting' Suporter Malaysia Usai Digebuk Vietnam di Piala AFF 2026

Eko menuturkan, pengungkapan kasus bermula dari informasi adanya transaksi sabu dan ekstasi dalam jumlah besar dari jaringan Malaysia ke Riau.  Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.

"Dari hasil pengembangan, petugas berhasil menangkap Wahyu dan Juliadi. Harry diketahui merupakan narapidana yang sedang menjalani hukuman di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai," kata dia.

Berdasarkan hasil pendalaman, Harry mengaku memerintahkan Wahyu untuk menjemput sekitar 30 kilogram sabu dan 20.000 butir ekstasi. Barang tersebut disebut berasal dari seorang bandar di Malaysia berinisial V.

“Rencananya, narkotika itu akan dikirim ke Madura keesokan harinya, menunggu kurir dari Madura datang ke Pekanbaru,” katanya.

Timnas Malaysia

Timnas Malaysia Dihantam Kabar Buruk Jelang Laga Penentuan Piala AFF 2026

Timnas Malaysia mendapat pukulan telak jelang menjalani laga penentuan melawan Filipina pada pertandingan terakhir Grup B Piala AFF 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut