Putin Undang Prabowo ke Rusia pada Mei dan Juli Mendatang

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin
Sumber :
  • Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk berkunjung ke Rusia lagi. 

img_title Nama Prabowo Diduga Dicatut dalam Nobel MBG, Begini Respons Mensesneg

Kata Sugiono, Prabowo diundang Putin untuk menghadiri acara di Kazan, Rusia pada Mei 2026 mendatang.

"Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan yang akan diselenggarakan pada bulan Mei," kata Sugiono, dikutip Rabu, 15 April 2026.

img_title Kemendiktisaintek Ungkap Penulis Utama Paper Nobel MBG Catut Nama Prabowo: Bukan Guru Besar dan Dosen

Selain itu, Prabowo juga diundang Putin untuk datang lagi ke Rusia pada Juli 2026 mendatang. Adapun Putin meminta Prabowo menghadiri pameran industri. 

"Dan juga pameran industri besar yang akan dilaksanakan pada bulan Juli yang akan datang," jelas dia.

img_title Menhub Pede Rusia dan China Bakal Investasi di Proyek Trans-Kalimantan

"Dalam rangka maka bagian dari memperkuat hubungan kedua negara yang diharapkan bisa menjadi semakin intensif yang membawa kebaikan bagi kedua belah pihak," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin setibanya di Moskow, pada Senin, 13 April 2026, siang hari waktu setempat. 

Pertemuan yang berlangsung di Istana Kremlin tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis kedua negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan kedua pemimpin berlangsung selama lima jam. Diawali dua jam pertemuan bilateral, dilanjutkan dengan tiga jam pertemuan empat mata antara kedua pemimpin. 

Pada pertemuan tersebut, kedua negara menyepakati sejumlah poin penting kerja sama strategis, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral yang menjadi prioritas jangka panjang kedua negara.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” kata Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa, 14 April 2026.

Selain sektor energi, Seskab Teddy menuturkan bahwa kedua negara juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang lainnya yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” tuturnya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi

Mensesneg Ungkap Prabowo Masih Diskusi soal Nama Calon Gubernur BI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto belum mengajukan nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut