KPK: 81 Persen Koruptor Pria Alirkan Uangnya ke Wanita Simpanan

Pimpinan KPK terpilih periode 2024-2029 Ibnu Basuki Widodo
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VoxPop – Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo menyebut, bahwa para koruptor kerap mengalirkan uang hasil korupsinya kepada wanita simpanannya.

img_title KPK Koordinasi dengan Polri Usai Stafnya Terjaring Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Hal ini diungkapkan Ibnu saat acara Sosialisasi Penguatan Integritas dan Praktik Antikorupsi dilihat di kanal YouTube Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Minggu 19 April 2026.

Ibnu awalnya menjelaskan bahwa tindak pidana korupsi tidak terlepas dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

img_title KPK Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Kuota Haji Yaqut ke Pengadilan Tipikor

Dimana TPPU tersebut biasanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi, keluarga, dan pergi liburan. Selain itu setelah kebutuhannya terpenuhi sambung Ibnu, aliran uang tersebut diberikan kepada wanita simpanan.

"Biasanya pelakunya itu 81 persen pelakunya laki-laki, terus didekatilah itu (wanita) yang cantik-cantik. Itu cerita apa adanya. Tapi itu betul adanya, ratusan juta dikucurkan kepada cewek itu," katanya.

img_title Stafnya Terlibat Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, KPK Siapkan Sanksi Etik hingga Pidana

Ibnu juga mengungkapkan, bahwa korupsi bisa jadi awal mula terjadinya perselingkuhan ataupun sebaliknya.

"Itu (perselingkuhan) muncul karena korupsi, salah satunya. Bisa korupsi terjadi suatu perselingkuhan, bisa selingkuh menjadi korupsi," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menuturkan, bahwa korupsi memiliki dampak negatif yang luar biasa, tidak hanya merusak hubungan keluarga tetapi juga mengganggu terhadap moral dan psikologis.

"Rusaknya tatanan moral, merusak psikologis, bahkan ada yang stres, bahkan ada yang bunuh diri," tuturnya.

tvOnenews/Aldi Herlanda

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni

Tak Kunjung Panggil Menhut Raja Juli, Begini Penjelasan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal belum adanya pemanggilan terhadap Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam kasus dugaan korupsi di Kuansing

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut