Sekolah Lansia Klinik Korpagama Perkuat Prolanis untuk Kualitas Hidup Lansia

Suryono Hadi.
Sumber :
  • Dokumentasi BPJS Kesehatan.

Jakarta, VoxPop – Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dari BPJS Kesehatan di Klinik Korpagama dikembangkan melalui Sekolah Lansia sebagai upaya edukasi dan pemberdayaan bagi warga lanjut usia.

img_title Permintaan Maaf Hilda Clarissa, Nakes yang Viral Usai Komentar soal Pasien BPJS Yurizal

Wakil Ketua Sekolah Lansia, Suryono Hadi (65) mengatakan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga peningkatan pengetahuan serta interaksi sosial guna menjaga kualitas hidup lansia.

“Setiap bulan kami menghadirkan narasumber, dan setiap enam bulan sekali ada outing class. Kegiatan ini bertujuan menjaga kebugaran sekaligus mencegah demensia,” kata Suryono saat ditemui, dikutip Selasa, 12 Mei 2026.

img_title Sosok Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS Viral di Threads: Gemar Touring hingga Berprofesi sebagai MC Wedding

Ia menambahkan program tersebut awalnya merupakan kegiatan terbatas yang kemudian berkembang menjadi program unggulan klinik karena tingginya antusiasme peserta.

Saat ini jumlah peserta Sekolah Lansia mencapai 27 orang, namun keterbatasan fasilitas membuat pihak pengelola belum dapat menambah anggota baru.

img_title Detik-detik Yurizal Tri Chaerawan Sebelum Wafat Dibongkar Sepupu, Tak Pernah Cerita Soal Penyakitnya

“Pengembangan program ke depan akan mencakup kelas yang lebih besar serta pemanfaatan teknologi digital agar jangkauan peserta semakin luas. Rencana akan dikembangkan kelas yang lebih besar dan juga nanti ada fasilitas streaming Youtube. Jadi yang tidak bisa ikut di kelas ini bisa mengikuti melalui Youtube,” ujarnya.

Selain kegiatan edukasi, peserta juga mendapatkan manfaat dari integrasi layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, termasuk dalam konsultasi kesehatan, pelayanan obat, pemeriksaan penunjang, dan kegiatan senam.

“Sejak bergabung dengan kelompok lansia, para peserta mulai merasakan manfaat dari dukungan BPJS Kesehatan melalui kegiatan senam Prolanis. Dukungan tersebut diwujudkan dalam penyediaan instruktur senam serta konsumsi ringan untuk menambah semangat peserta selama mengikuti kegiatan,” tambah Suryono.

Suryono berharap program Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para anggotanya.

“Harapannya lansia bisa mandiri dan hidup lebih sehat. Selain itu, lansia juga diharapkan berusia lebih panjang serta tidak cepat mengalami penurunan daya ingat,” katanya.

Tidak hanya itu, Suryono juga membagikan pengalamannya dalam menjaga kesehatan paru-paru dengan kontrol rutin di RSIY PDHI Yogyakarta menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan.

Suryono mengaku setelah menjalani pemeriksaan rutin setiap bulan, ia dinyatakan sembuh pada 2024.“Awalnya saya rutin kontrol, kemudian dua tahun terakhir dinyatakan sudah sehat. Itu karena disiplin berobat dan mengikuti anjuran dokter,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut