KPK Ungkap 3 Identitas Tersangka di Kasus Bupati Muara Enim

Juru bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan identitas tiga tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, selain Bupati Muara Enim Edison.

img_title Tak Kunjung Panggil Menhut Raja Juli, Begini Penjelasan KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tiga tersangka lainnya tersebut, yaitu Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, Adi Triyadi selaku keponakan Edison serta pegawai pemasaran pada PT Millenium Solusi Abadi bernama Cory Erin Hardi.

"Benar," ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

img_title KPK Koordinasi dengan Polri Usai Stafnya Terjaring Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Sementara itu, berdasarkan pantauan pewarta di lapangan, keempat tersangka telah muncul di hadapan publik dengan memakai rompi oranye KPK.

Pada kloter satu, hanya Cory Erin seorang yang muncul di hadapan publik dan berjalan ke mobil tahanan. Pada kloter kedua, Edison, Abi Nurwardani, dan Adi Triyadi muncul secara bersamaan dari dalam Gedung Merah Putih KPK ke mobil tahanan KPK.

img_title KPK Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Kuota Haji Yaqut ke Pengadilan Tipikor

Namun, Edison hanya tersenyum saat ditanya oleh para jurnalis yang menunggunya sejak Selasa pagi.

Sebelumnya, KPK pada Senin, 8 Juni 2026 mengumumkan menangkap sepuluh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumsel dan Jakarta, yakni terdiri atas lima unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan lima swasta.

KPK juga mengumumkan salah satu dari sepuluh orang yang ditangkap tersebut adalah Bupati Muara Enim Edison.

Edison ditangkap di Sumsel, dan dibawa KPK ke Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. Adapun OTT tersebut merupakan yang ke-12 yang dilakukan KPK selama 2026.

Pada Selasa, 9 Juni 2026, KPK mengumumkan Edison menjadi salah satu dari empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan di lingkungan Pemkab Muara Enim.

Selain itu, KPK mengumumkan menyita barang bukti senilai Rp2 miliar yang terdiri atas uang tunai dalam bentuk rupiah, dolar, dan riyal, serta sejumlah saldo dalam rekening. (Ant)

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein

KPK Tegaskan Penanganan Kasus Febrie Murni di Kejagung: Kami Hanya Kebagian Tempat Penahanan Saja

Febrie Adriansyah resmi ditahan di rutan KPK usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana TPPU, Jumat, 24 Juli 2026 malam.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut