Adik Ungkap Penyiksaan Sadis yang Dialami Sang Kakak Selama 3 Tahun, Bibir Korban Dipotong hingga Tangan Disundut Rokok

Wjaha Asli Terduga Pelaku Penyekapan di Bandung
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, VoxPop – Kondisi perempuan berinisial YTT yang diduga menjadi korban penyekapan dan penyiksaan selama tiga tahun di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah mendapatkan perawatan medis intensif, korban kini mulai bisa berkomunikasi dengan keluarganya dan menceritakan berbagai tindakan kekerasan yang dialaminya.

img_title Masa Lalu Taufik Hidayat Terkuak, Pengakuan Mantan Istri Buka Fakta Baru di Balik Kasus Penyekapan YTR

Di tengah proses pemulihan tersebut, keluarga korban mengungkap sejumlah dugaan penyiksaan sadis yang dilakukan oleh pelaku berinisial TH. Adik kandung korban, Syahrul Ulum, mengatakan kakaknya mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik selama bertahun-tahun hingga menyebabkan luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Menurut Syahrul, kondisi sang kakak saat ini berangsur membaik meski masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

img_title Reaksi Keluarga YTR Usai Taufik Hidayat Ditangkap, Begini Isi Pesan Menohok untuk Pelaku Penyekapan di Bandung

"Kakak saya sekarang sudah mulai membaik dan sudah bisa berkomunikasi dengan keluarga," ujar Syahrul, Senin, 22 Juni 2026.

Korban Mulai Menceritakan Kekerasan yang Dialami

img_title Kronologi Penangkapan Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan YTR, Kabur ke Tangerang hingga Pelarian Berakhir di Majalaya

Seiring kondisi kesehatannya yang terus membaik, korban mulai mampu mengungkapkan pengalaman yang dialaminya selama berada dalam penguasaan pelaku.

Dari cerita yang disampaikan korban kepada keluarga, pelaku diduga melakukan penyekapan dengan mengurung korban di dalam kamar kos dan mengunci akses keluar dari luar ruangan. Situasi tersebut membuat korban tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri maupun meminta pertolongan.

Menurut Syahrul, kakaknya hidup dalam tekanan dan ketakutan selama bertahun-tahun. Korban disebut tidak mampu melakukan perlawanan karena khawatir akan menerima kekerasan yang lebih berat.

Adik Korban Ungkap Dugaan Penyiksaan Sangat Sadis

Syahrul mengaku sangat terpukul setelah mengetahui berbagai tindakan yang diduga dilakukan pelaku terhadap kakaknya.

Ia menyebut salah satu bentuk penyiksaan paling parah yang dialami korban adalah luka pada bagian wajah. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga memotong bagian bibir atas hingga mencapai area hidung.

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka berat yang meninggalkan bekas serius pada wajahnya.

Tak hanya itu, korban juga diduga berkali-kali menerima penyiksaan menggunakan bara rokok. Bagian tangan korban disebut kerap disundut hingga menyebabkan luka bakar.

Menurut Syahrul, seluruh tindakan kekerasan tersebut dilakukan saat korban berada dalam kondisi tidak berdaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut